Sigombak-Wakil Ketua DPRD Tebo Sugianto rabu malam (18 februari) sekitar pukul 22.30 WIB kembali harus masuk ke lembaga pemasyarakatan (LP) Tebo. Mantan Ketua DPRD Tebo periode 1999-2004 itu dieksekusi oleh jaksa terkait diterimanya permohonan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) dalam kasus korupsi APBD Tebo tahun 2003 yang merugikan Negara Rp 4,7 Milyar.
Eksekusi Sugianto dilakukan di rumah dinasnya di KM 4 jalan lintas Tebo-Bungo yang dilakukan oleh Jaksa yang dibantu intel polisi berjumlah sekitar 20 orang. Begitu masuk pekarangan rumah dinas, anggota menyebar mengepung rumah dan seluruh pintu keluar. 5 Mobil bersiaga di pekarangan rumah dinas.
Tiga jaksa mengetuk pintu. Cukup lama mengetuk dan beberapa kali di panggil, pintu dibukakan oleh salah seorang anggota keluarga. Jaksa menunjukkan surat untuk eksekusi kasasi. Sugianto yang telah tidur keluar dengan hanya mengenakan singlet putih. Dia berbincang dengan jaksa di ruang tamu. Dia mempelajari surat jaksa sambil sekali-sekali memegang keningnya. Anak perempuan Sugianto juga duduk di kursi yang bersebelahan dengannya.
Setelah mempelajari surat tersebut, Sugianto minta diri ke kamar untuk berganti pakaian. Selang beberapa saat, Sugianto keluar dengan celana hitam dan kaos belang warna hitam putih. Tangannya menjinjing sebuah tas warna coklat. Sugianto digiring ke mobil tahanan Jaksa dan langsung dilarikan ke LP Tebo di KM 1 Muara Tebo. Setibanya di LP, sugianto langsung di giring menuju blok tahanan.
Proses eksekusi itu terlihat, Kasi Pidana Khusus, A Rudi Y Bangun, Kasi Intel Paidi, Kasi Datun Azman Tanjung, Kasi Pidana Umum, Chandra Cahaya Putra. Seluruh Jaksa dan pegawai kejaksaan juga turut serta dalam penangkapan itu.
Di rumah dinas Kepala Kejaksaan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muara Tebo, Rahman Dwi Saputra mengatakan eksekusi Sugianto dilakukan karena kasasi Jaksa di terima MA. Setelah diterima dari pengadilan negeri (PN) jaksa langsung melakukan eksekusi.
Menurutnya, Sugianto di pidana hukuman penjara 1 tahun di kurangi masa tahanan 5 bulan. Sugianto juga harus membayar denda Rp 50 juta dan mengembalikan kerugian Negara Rp 170 juta. “Kerugian Negara itu telah dicicilnya dan hanya tinggal 2 jutaan. Namun dalam waktu 1 bulan tidak dibayar maka diganti dengan kurungan 1 tahun penjara,” kata Kajari.
Artinya pentolan PDI Perjuangan itu harus menghabiskan masa hukuman sekitar 7 bulan lagi. Caleg DPRD Provinsi nomor urut 1 Daerah pemilihan Bungo ini terjerat kasus nasional itu dan telah di putus hakim dengan putusan lepas (on slag). Atas putusan itulah Jaksa mengajukan kasasi dan diterima MA.
Selain Sugianto, kasus ini juga menyeret 12 mantan anggota panitia anggaran (Panggar) DPRD Tebo. Pada putusan sidang beberapa waktu lalu, 12 mantan panggar itu juga di putus lepas (on slag). Dugaan korupsi tersebut juga melibatkan 30 orang anggota DPRD Tebo periode itu.
“Dengan diterimanya Kasasi ini, kami mejadi yuridis prudence bagi kasus serupa baik untuk DPRD Tebo maupun DPRD lainnya. Saat ini kami terus melakukan pengembangan kasus ini,” kata Kajari.
Terkait Korupsi Tebo:
-Terdakwa Korupsi Hutan Negara Di Tuntut 10 Tahun Dan Kembalikan Kerugian Rp 21,8 Milyar
-Siswa SMP Ungkap Korupsi Kepala Sekolah
-Perangkat Desa Selewengkan BLT Dan Raskin
Terkait Korupsi APBD Tahun 2003:
-12 Mantan Panggar Bebas Dari Penjara
-Mantan Wakil Ketua DPRD Saksi Panggar
-Temuan Korupsi Panggar Berdasarkan PP 110
Terkait Sugianto:
-Wakil Ketua DPRD Dilaporkan Ke Polisi Usir Wartawan
-Kasus BLT Dan Pengusiran Pers Segera Dilimpahkan
Kamis, 19 Februari 2009
Wakil Ketua DPRD Tebo Di Eksekusi Jaksa Terkait Korupsi APBD 2003
Label: Sigombak NewsRabu, 18 Februari 2009
Tebo Di Selimuti Kabut Asap Kiriman Kebakaran Hutan Riau
Label: Sigombak News, Tentang Kabupaten Tebo Dan Daerah Dalam Provinsi Jambi
Sigombak-Banyaknya titik api di propinsi Riau yang beberapa pekan terakhir terjadi kebakaran hebat akan berimbas kepada wilayah kabupaten Tebo. Saat ini Tebo sudah mulai tampak banyak kabut asap sehingga jika siang hari mataharipun tak tampak akibat tertutup asap awan.
Data Dishut Tebo dari satelit NOAA untuk Jambi khususnya kabupaten Tebo masih aman titik api. Data tertanggal 17 Februari 2009, terpantau titik api terbanyak berada di Provinsi Riau sebanyak 223 titik api, Sumatra Utara 41 titik dan di Aceh dan Sumatra Barat masing-masing 6 titik.
“Saat ini angin bertiup dari barat ketenggara, karena daerah Tebo dan Bungo berbatasan dengan Riau maka sangat riskan terkena asap kiriman,” tutur Kadishut Tebo Ir H Yolly B Bungin. Untuk mengantisipasi adanya titik api, Dishut telah menetapkan status siaga. “Tim manggala Agni sudah saya instruksikan untuk siaga dan berpatroli,” jelasnya lagi
Terkait dengan adanya ancaman bahaya asap kiriman di Tebo, Kadinkes Haflin mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kantor lingkungan hidup untuk mengetahui seberapa jauh ambang batas asap saat ini. “Karena kami belum ada alat untuk mengukur ambang batas asap,” ujarnya
Terkait Tebo:
-Mayat Wanita Di Tungkal Ternyata Asal Rimbo Bujang
-Kakek Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun
Polisi Diragukan: Sapi Di Racun, Warga Enggan Lapor
Sigombak-Upaya polisi untuk mendapat kepercayaan dari masyarakat Tebo belum sepenuhnya tercapai. Kendati telah menggembor-gemborkan tentang Polisi sebagai mitra, kenyataan di lapangan tidak sesuai harapan. Kebanyakan warga masih enggan untuk berurusan dengan polisi dan hukum.
“Kegagalan” Polisi merebut hati masyarakat ini terlihat dari kasus matinya 30 ekor sapi milik warga di kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo yang kuat dugaan di racun oleh perampok. Upaya perampokan ternak dengan peracunan itu terjadi pada jum’at (13/2) lalu di desa pematang sapat dan desa karang dadi kecamatan Rimbo Ilir. Petugas dari kantor peternakan menyatakan kalau puluhan sapi tersebut mati di racun.
Beberapa pemilik ternak mengatakan mereka pasrah dengan musibah yang dihadapi. Warga beralasan enggan melapor ke polisi hanya akan mengeluarkan banyak biaya, energi dan pikiran selama proses pemeriksaan polisi.
“Dan biasanya, polisi tidak juga tidak berhasil mengungkapnya, sedangkan kita bisa dipanggil beberapa kali ke kantor polisi. Keluara biaya dan menghabiskan waktu yang bisa dimanfaatkan untuk kegaiatan lain,” kata salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Terpisah, Tulus Kepala Poskeswan wilayah tersebut, mengatakan kematian puluhan sapi milik warga tersebut positif akibat diracun. Itu bisa dilihat dari ciri-ciri dan hasil sampel kotoran sapi yang dikirimkan ke laboratorium bukit tinggi beberapa waktu lalu. Dari hasil pendataan dan temuan warga, ada sekitar 30 ekor sapi yang ditemukan sudah mati.
“Kita sudah tangani adanya kematian sapi-sapi milik warga itu, dan secara lisan kita juga sudah laporkan kepada aparat kepolisian. Namun warga pemilik sapi-sapi tersebut enggan lapor secara resmi dan menolak untuk diperiksa,” tutur Tulus kemarin (18/2).
Warga beralasan tidak mau repot berurusan dengan hukum.
Terkait Tebo:
-Tagana Indonesia Simulasi Bencana Di Danau Baru Tebo
-PMII Harus Lebih Aktif Dan Kritis
Mayat Wanita Di Tungkal Ternyata Warga Rimbo Bujang Yang Sekolah Di SMK 4 Jambi
Sigombak- Temuan sesosok mayat perempuan di RT 03 Hamparan 3 Blok A Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi diketahui bernama Dini Alfiandi (17) warga Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang sekolah di SMK 4 Kota Jambi. Rabu (18 februari) mayat yang sudah membusuk dan sulit dikenali itu di bawa ke Rumah Sakit Umum Raden Mataher Kota Jambi untuk di Otopsi di rumah sakit Raden Mattaher Jambi.
Mayat Dini saat ditemukan kondisinya sangat menggenaskan sekali sebagian tubuh korban terutama pada bagian kepala terlihat terkelupas dan nyaris tidak dikenali lagi. Mendengar adanya temuan mayat tersebut orang tua korban langsung mengontak Polisi guna memastikan apakah mayat tersebut adalah anaknya yang hilang.
Terkait Ini:
-Jambi Dalam Berita: Di Tungkal, Wanita Tidak Dikenal Ditemukan Tewas
Mencuri Genset, Dua Pemuda Desa Teluk Langkap, Sumay Di Tahan Polisi
Sigombak-Nanung (18 tahun) dan Ardani (18) keduanya warga Desa Teluk Langkap Kecamatan Sumay ditangkap polisi karena mencuri genset. Bersama dua pemuda ini, juga ditahan Bujang Nek (36) warga Desa Tugu Rejo RT 04 Kecamatan Tebo Tengah sebagai penadah barang curian itu.
Kejadian pencurian ini terjadi pada minggu (15 februari) sekitar pukul 12.00 WIB. Korban, Rojali (50) yang juga warga Desa Teluk Langkap. Nanung dan Ardani masuk kedalam rumah dengan cara mencongkel papan kayu tepat diatas pintu bagian belakang rumah. Setelah masuk kedalam, kedua pelaku langsung mengambil mesin genset yang saat itu ditaruh diruang belakang.
Beberapa jam setelah kejadian, Polisi berhasil mengamankan kedua tersangka. Dari pengembangan diketahui barang hasil curian biasanya dijual kepada Bujang Nek yang langsung ditangkap dan di tahan.
Terkait:
-Kakek Cabuli Siswa SD Selama 4 Tahun
-Kawan Rampok Mobil Di Desa Jambu, Ternyata Penodong Kapolsek Di rambahan
Selasa, 17 Februari 2009
Jambi Dalam Berita
Label: Jambi Dalam BeritaDi Tungkal, Wanita Muda Tewas Membusuk Dalam Parit-Di Bulian, ABG Tewas Masuk Rawa, Dua Selamat-Di Sarolangun, Suku Kubu Datangi Bupati-Di Sabak, Kolam Damkar Jebol??-Di Bangko, Warga Ngeluh Raskin Belum Disalur
Sigombak- Warga Tebing Tinggi Kecamatan Tungkal Ulu selasa (17 februari) sekitar pukul 09.30 wib dihebohkan dengan temuan mayat seorang wanita muda tanpa indentitas tewas secara menggenaskan di dalam parit dalam keadan terlungkup di Rt 03 Hamparan tiga Blok A Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tungkal Ulu. Mayat tersebut mulai membusuk dan telah mengeluarkan bau menyengat.
Di Bulian, ABG Tewas Masuk Rawa, Dua Selamat
Sigombak-Insiden berdarah terjadi selasa (17 februari), sekitar pukul 13.20 WIB di kota Muara Bulian kabupaten Batang Hari. Wulan (14) warga Kelurahan Teratai, tewas setelah sepeda motornya nyungsep ke rawa di Eks Arena MTQ Muarabulian bersama dua orang temannya Devi (14), warga Teratai, dan Lina (14) warga Kelurahan Rengas Condong, Muarabulian.
Korban baru saja pulang dari sekolahnya di SMPN 21 Muarabulian mengendarai Sepeda Motor Honda Supra. Diperkirakan, penyebab kecelakaan mereka karena tidak mampu menguasai kendaraan saat berada di tikungan tajam. Jenazah wulan disemayamkan di rumah duka, sedangkan dua temannya di rawat di RSUD HAMBA Muara Bulian.
Di Sarolangun, Kubu Datangi Bupati, Pertanyakan Status Hukum Pemimpinnya Oleh Polisi
Sigombak-Sepuluh warga suku anak dalam (SAD) selasa (17 februari) sekitar pukul 15.00 WIB, yang terdiri dari empat orang anak-anak dan enam orang dewasa mendatangi kantor Bupati Sarolangun. Kedatangan mereka adalah untuk menemui Bupati Sarolangun atau Pemerintah Kabupaten guna mempertanyakan status hukum temenggung mereka yang ditahan.
Kedatangan mereka terkait penahanan Temenggung Jelitai oleh Polres Sarolangun dan kini telah di pindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangko. Hal itu membuat pihak dari Temenggung Jelitai bingung tentang status hukum temenggung mereka.
Soalnya, penyelesaian secara hukum adat rimba oleh kedua belah pihak yang bertikai yaitu Temenggung Jelitai dan Temenggung Majid beberapa waktu lalu, telah diselesaikan secara adat oleh pihak Jelitai dengan membayar denda 1000 lembar kain kepada pihak Temenggung Majid.
Di Sabak, Kolam Damkar Jebol
Sigombak-Kolam air (Reservoir) milik dinas Tatakota guna mengisi air mobil pemadam kebakaran (Damkar) rusak parah, padahal pembuatan Reservoir ini merupakan proyek tahun 2008 dengan pagu dana sebesar Rp 270 juta lebih yang berasal dari APBD Tanjab Timur.
Pengerjaannya selesai pada 15 Desember 2008 lalu selaku kontraktor pelaksana CV Ratu Nuriza (H Zam, Direktur). Namun saat ini kondisi dinding kolam yang terletak di belakang kantor Dinas Tata Kota di komplek perkantoran bukit Menderang ini sudah jebol.
Kepala Bidang Damkar Dinas Tata Kota Tanjab Timur, Mustapa selasa (17 februari mengatakan, penyebab jebolnya dinding kolam karena faktor alam. AKibat hujan deras membuat jebolnya dinding kolam. Dikatakan Mustapa, bangunan kolam ini sekarang masih dalam masa pemeliharaan yang sepenuhnya merupakan tanggungjawab kontraktor CV Ratu Nuriza.
Di Bangko, Warga Ngeluh Raskin Belum Disalur
Sigombak-Hingga selasa (17 februari) raskin pada Bulog Devisi Regional Wilayah IV Sarko (Kabupaten Merangin dan Kabupaten Sarolangun) untuk 2009 balum disalurkan. Terlambatnya penyaluran raskin tersebut, karena belum ada data yang akurat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Merangin dan Sarolangun.
Sampai pertengahan Februari 2009, jatah raskin di Kabupaten Merangin dan Sarolangun belum disalurkan kepada yang berhak menerimanya. “Diperkirakan awal Maret 2009 baru disalurkan, karena masih menuggu data yang akurat dari BPS Merangin dan Sarolangun,’’ ungkap Drs Mansyur, Kepala Subdivre Bulog Wilayah IV Sarko di Bangko.
Biadab..!! Siswi SD Sungai Bengkal Dicabuli Kakek-Kakek Guru Ngaji Selama 4 Tahun, 2 Hingga 3 Kali Seminggu..!!
Sigombak-Ahmad bin M Ali (60) seorang kakek-kakek yang berprofesi sebagai guru mengaji di desa Sungai Bengkal kecamatan Tebo Ilir, tega mencabuli bocah siswa SD berumur sekitar 12 tahun. Sebut saja gadis itu Bunga –bukan nama sebenarnya- dicabuli oleh Ahmad selama lebih kurang 4 tahun sejak umur 8 tahun atau saat Bunga duduk di kelas III SD. Ahmad melakukan aksinya 2 hingga 3 kali dalam kurun waktu tersebut saat usai mengajar mengaji.
Selasa (17 februari) dalam sidang di Pengadilan Negeri Muara Tebo, kakek-kakek ini telah diputuskan hukuman setimpal. Dia dipidana penjara selama 3 tahun dan membayar denda sebesar Rp 60 juta atau diganti 1 bulan penjara. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU, 4 tahun penjara, atas pertimbangan terdakwa telah berumur. “Belum pernah di hukum dan menyesali perbuatannya,” kata ketua Majlis Hakim, Purnomo SH.
Dari fakta persidangan, diketahui, kakek-kakek guru ngaji ini melakukan pencabulan umumnya saat selesai mengajar. Pada saat pulang, Ahmad memanggil bunga ke dapur rumah. Didapur tersebut, Ahmad melampiaskan nafsunya dengan mencium pipi, meremas payudara dan memegang kemaluan gadis kecil yang belum tahu apa-apa tentang birahi.
Setiap kali usai melakukan aksinya, Ahmad memberikan uang untuk jajan kepada Bunga untuk tutp mulut. Besarannya bervariasi antara Rp 5.000 hingga Rp 50.000. Polosnya Bunga, gadis malang tersebut merasa senang saja menerima uang tersebut yang sebagian ditabungnya. Aksi biadab kakek inilah yang mengiringi pertumbuhan Bunga dari umur 8 tahun hingga 12 tahun dengan “penjatahan” 2-3 kali seminggu.
Kendati dicabuli selama 4 tahun, kebejatan itu tidak sampai merusak keperawanan Bunga. Dalam putusan kemarin, Majlis Hakim mengatakan dari visum yang dilakukan, diketahui tidak terjadi perobekan pada selaput dara gadis tersebut. Dan juga tidak ditemukan darah dari kemaluannya. Saat ini, Ahmad harus menghabiskan masa tuanya di Lembaga Pemasyarakat Tebo setelah Penasehat Hukumnya menyatakan menerima putusan tersebut.
Tidak Terkait Cabul:
-Penjual Lahan DI Tuntut 10 Tahun Penjara
-Kawan Rampok Mobil, Todong kapolsek Tebo Ulu
Terkait Tebo:
-Siswa Dapat Penghargaan PKK
-Keramat Sembilan Hubungkan Jambi-Riau
Penjual Lahan Negara Sungai Abang Dituntut 10 Tahun Penjara, Dan Harus Ganti Rp 21,8 Milyar
Sigombak-M Naim bin M Yusuf, terdakwa kasus dugaan korupsi jual beli lahan hutan produksi (HP) eks HPH PT IFA di desa sungai abang kecamatan VII Koto, Tebo, terancam di penjara selama 10 tahun. Ini berdasarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Muara Tebo selasa (17 februari) sekitar pukul 01.30 WIB.
Pria berstatus PNS itu juga dituntut menmbayar denda sebesar Rp 300 juta atau diganti dengan 6 bulan penjara. Yang terberat, terdakwa harus mengembalikan kerugian Negara sebesar Rp 21, 8 Milyar yang ditanggung bersama (renteng) dengan terdakwa lain, Sugiono, Najmudin. Kerugian itu juga ditanggung tersangka Dekontri yang saat ini masih buron.
“Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah amar putusan, maka seluruh harta kekayaannya di sita dan di lelang oleh Negara. Dan jika tidak cukup juga maka diganti dengan pidana kurungan 2 tahun penjara,” tutur JPU, A Rudi Y Bangun SH yang membaca putusan bersama JPU, Azman Tanjung SH.
Menurut JPU, tuntutan ini diberatkan karena tidak ada itikad baik terdakwa untuk mengembalikan kerugian Negara. Kemudian, Naim dianggap tidak mengakui perbuatan, berbelit-belit dalam persidangan dan tidak menyesali perbuatannya. “Yang meringankan, terdakwa mengaku belum pernah di hokum,” kata Bangun.
JPU menilai, M Naim di dakwa primer pasal 2 ayat 1 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor. Dari keterangan 17 saksi serta saksi ahli, JPU menilai M Naim telah terbukti memenuhi beberapa unsur hokum. Yakni, unsure setiap orang seprti dalam pasal 2 ayat 1, unsure melawan hokum baik formil dan materil, unsure meperkaya diri sendiri, orang lain dan koorporasi dan unsur melakukan dan meyuruh orang melakukan tindakan melawan hokum.
Atas putusan tersebut, Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Hafid Zakaria SH mengatakan tuntutan itu terlalu berlebihan. Dan pihaknya akan mengajukan pembelaan (Pleidoi) pada sidang lanjutan 24 februari mendatang. “Untuk memenuhi rasa keadilan dalam hukum, kami akan mengajukan pembelaan,” sebutnya.
Lebih jauh dituturkannya, pihaknya telah mempelajari dakwaan JPU dan menemukan kelemahan yang akan diajukan pada pleidoi. Menurutnya, dasar hokum yang mementahkan dakwaan Jaksa tersebut berada pada penjelasan pasal 2 UU nomor 31 tahun 1999 yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
“Dalam penjelasan itu, jelas tertuang tentang hukum formil bukan hokum materil. Namun dalam kasus ini Jaksa menggunakan hokum materil. Sampai-sampai menggunakan UU kehutanan, agraria dan lainnya yang tidak ada penjelasan pasal 2 seperti yang tertuang dalam putusan MK,” bebernya kepada Jambi Star usai sidang.
M Naim didakwa melakukan tindakan menjual lahan hutan produksi (HP) di desa Sungai Abang eks HPH PT IFA sehingga terjadi alih fungsi status lahan. Kawasan seluas 5.600 hektar dijual kepada warga pendatang dengan dasar biaya pembuatan jalan dan penempatan lahan yang diserahkan melalui KUD Sumber Makmur. Ini telah dilakukan sejak rentang tahun 2003 hingga 2006 dengan mendatangkan lebih dari 1000 warga.
Dalam melakukan aksi tersebut, M Naim juga dibantu oleh Sugiono yang telah di tuntut 6 tahun penjara dalam kasus yang sama. Jaksa juga telah menangkap dan menahan tersangka Najmudin. Setelah itu, Jaksa menetapkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka Dekontri yang merupakan salah satu otak pelaku penjualan lahan. Hasil audit dari KPKLN, kerugian Negara akibat jual beli dan alih fungsi status kawasan hutan tersebut telah merugikan Negara Rp 21,8 Milyar.
Terkait kasus Jual Beli Lahan:
-Jual lahan Negara, Najmudin Ditangkap Di Tengah Malam
-Satu Lagi Penjual Lahan HP Di Tangkap
-Tersangka Penjual Lahan HP VII Koto Di Tahan Jaksa
Saksi Perampok Mobil Boks Di Desa Jambu, Ternyata Penodong Kapolsek Di Desa Rambahan
Sigombak-Sidang kasus perampokan mobil boks sales rokok yang dilakukan oleh kawanan rampok beberapa tahun lalu selasa (17 februari) kembali di gelar di Pengadilan Negeri Muara Tebo. Sidang tersebut dengan agenda keterangan saksi dengan terdakwa Riduan, DPO yang tertangkap aparat beberapa waktu lalu.
Terdakwa Riduan hanya merupakan salah satu dari enam pelaku perampokan yang terjadi di jalan padang lamo desa Teluk Kembang (TK) Jambu kecamatan Tebo Ulu pada sabtu 1 juli 2006 tiga tahun lalu. Sebelumnya, saat kawan-kawannya di tangkap, warga desa Rambahan ini sempat buron dan menyembunyikan diri di kawasan perkebunan Ragunas.
Seharusnya sidang itu mendengarkan keterangan saksi dari Satriadi alias Cat dan Muslim yang merupakan komplotan Riduan dan telah menjalani hukuman. Namun saat proses hukum Riduan berjalan, Cat dan Muslim diduga terlibat dalam aksi kejahatan lain. Yakni upaya perampokan bersenjata terhadap Kapolsek Tebo Ulu, Iptu Syarifudin AR yang terjadi beberapa bulan lalu di jembatan desa Rambahan.
Makanya kemarin, saksi yang dihadirkan yakni dari penyidik Polres Tebo, Siahaan. Dalam sidang kemarin dia mengutararakan hal ini kepada majlis hakim. “Dua Saksi dari Terdakwa Riduan di duga tersangka pelaku aksi perampokan kapolsek. Makanya mereka tidak datang lagi saat dipanggil,” jelas Siagiaan. Karena itu, Hakim meminta agar Polisi menetapkan dua saksi itu sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai kelengkapan berkas ketidakhadiran saksi tersebut.
Sementara Riduan dalam pemeriksaan terdakwa kemarin menceritakan, aksi tersebut dilakukannya atas ajakan dari Satriadi (Cat). Mereka melakukan dengan 4 kawanan lainnya yakni, Muslim, Acep, Jul dan Nof. Dengan berpura-pura berkelahi di tengah jalan mereka membuat mobil boks sales penjual rokok berhenti.
Setelah mobil itu berhenti, mereka langsung melancarkan aksinya dengan menodongkan senjata api (Senpi) dan parang serta pisau. Setelah mengikat sopir dan sales, mereka membawa mobil tersebut ke desa Rantau Langkap menuju arah jalan AMD. Di jalan sepi tersebut mereka menggondol uang Rp 31 juta yang di bagi rata sebesar Rp 5,3 juta, HP dan barang-barang lainnya.
Terkait Perampokan:
-Pembobol SMP 10 Sungai Keruh Di Ringkus Polisi
-Toke Getah Di rampok Pake Pistol, 1/2 Milyar Melayang
Informasi Tebo:
-Danau Baru Tempat Simulasi Tagana Indonesia
Senin, 16 Februari 2009
Penanggulangan Bencana Tagana Simulasi Bencana Di Danau Baru
Label: Sigombak News, Tentang Kabupaten Tebo Dan Daerah Dalam Provinsi Jambi
Sigombak-Untuk persiapan penanganan bencana di Kabupaten Tebo, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia menggelar simulasi penanganan bencana di lokasi danau baru kecamatan Tebo Tengah. Simulasi selama tiga hari itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial tenaga kerja dan transmigrasi (Sosnakertrans) RM Ali.
Senin (16 februari) merupakan hari terakhir sekaligus penutupan simulasi yang diikuti 41 anggota Tagana yang berasal dari unsur masyarakat. Simulasi tersebut diisi dengan kegiatan penanganan bencana seperti mendirikan tenda darurat (shelter), water rescue, evakuasi korban dan lainnya.
Korlap Tagana Kabupaten Tebo, Antonifaksi mengatakan selain simulasi penanganan bencana, tim tagana juga memberikan bantuan secara sukarela terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Baru. Simulasi itu juga diikuti korlap Tagana Provinsi Jambi, Aristabirawa.
“Simulasi ini diikuti oleh anggota Tagana, baik yang berada di kabupaten Tebo maupun Tagana yang berasal dari Provinsi. Anggota Tagan ini merupakan unsur dari masyarakat seperti karang taruna, aparat, dan lainnya yang tergabung dalam Tagana,” jelasnya menandaskan.
Yang Lain:
-PMII Harus Lebih Aktif Dan Kritis
-Pak Hansip Disiagakan Untuk Pengamanan Pemilu
Pimpin PMII, Sunardi Harus Buat PMII Lebih Aktif Dan Kritis
Sigombak-Kepengurusan Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tebo mengalami perubahan dengan terpilihnya Sunardi sebagai ketua PMII periode 2009-2010. Sunardi menyingkirkan rivalnya Zainur dengan perolehan suara 47 suara berbanding 30 suara dalam musyawarah cabang (muscab) itu yang di gelar sabtu (14 februari).
Muscab di aula KPU Tebo itu di buka Sekda tebo Ridham Priskap, dihadiri Ketua Mapincab Ketua PMII Tebo, Abdullah Saman, Presiden BEM IAIAN STS Jambi, Yoga dan utusan PMII Jambi dan Bungo.
Dalam acara itu PMII diharapkan dapat lebih aktif, baik dalam kegiatan belajar di kampus, maupun dalam organisasi dan turun ke masyarakat. “Mahasiswa sebagai agen of change. Pintar-pintarlah membagi waktu, karena ilmu tidak hanya di meja kampus, organisasi juga sangat penting untuk pengembangan dan pengamalan ilmu,” kata Ridham.
Abdullah Saman mengharapkan selain aktif, PMII Tebo juga harus lebih kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. “Boleh-boleh saja kritis dan mengkritik kebijakan pemerintah. Sepanjang kritik itu membangun dan demi pembangunan kabupaten Tebo,” ujarnya.
Yang lain:
-Sinobi Raih Dinasty Tertinggi Rocker Tebo
-Wajah Tebo Tempo Doeloe
Sinobi Band Raih Dinasty Tertinggi Rocker Tebo
Sigombak-Setelah mengalahkan berbagai rivalnya, Sinobi Band dari kabuoaten Bungo Terpilih menjadi juara 1 Festival Dinasty Rock yang di gelar di lapangan merdeka kota Muara Tebo pada minggu (15 februari). Juara 2 band black casper dari Bungo dan juara 3 band re after dari kota jambi. the best gitaris dari daisy drum, black casper. bass sonoby, dan vokalis klapto, keybord sonoby.
Festival Rock ini memperebutkan piala Wakil Bupati (Wabup) dan dihadiri langsung oleh orang nomor dua di kabupaten Tebo itu. Selain itu, juri-juri dari Kota Padang akan memberi penilaian untuk best vocalist, best bassist, best guitar, best drummer dan lainnnya. “Peserta tidak hanya dari kabupaten Tebo, tetapi juga dari kabupaten Bungo, Batang Hari, Merangin dan lainnya, dengan bintang tamu band dari Kota Padang,” kata Khairul Ardani, panitia pelaksana.
Terkait Rocker:
-Dinasty Rock Bakal Guncang Tebo
-Siswa/i Dapat penghargaan PKK
PPK Dan PPS Tebo Ilir Di Bekali Cara Pencontrengan Pemilu
Sigombak-Sosialisasi cara pencontrengan sekali dalam pemilu 2009 terus dilakukan oleh KPU Tebo. Senis (16 februari) KPU Tebo melakukan pembekalan sosialisasi kepada PPK dan PPS di Kecamatan Tebo Ilir. Acara pembekalan juga akan di gelar untuk PPK dan PPS di kecamatan lain dalam kabupaten Tebo.
Anggota KPU Tebo, Gaman Sakti SS mengatakan setelah dilakukan pembekalan, PPK dan PPS harus bisa menggelar sosialisasi kepada masyarakat tentang cara pencontrengan sekali. “Nantinya setelah pembekalan ini, PPK dan PPS harus turun ke masyarakat untuk sosialisasi langsung kepada masyarakat,” katanya.
Perubahan cara pemberian suara dari pencoblosan dengan pencontrengan ini tidak secepatnya dipahami oleh masyarakat. Karena selama 9 kali pesta Demokrasi selama ini, masyarakat dibiasakan dengan cara pencoblosan.
Terkait pemilu:
-Hansip Disiagakan Amankan Pemilu
-Ayo Kita Awasi PNS Dan Polis Berpolitik
Pak Hansip Tebo Disiagakan Kawal Pemilu 2009
Sigombak-Pesta Demokrasi pemilu 2009 semakin dekat. Semua persiapan terus dilakukan oleh pihak-pihak terkait dengan pesta demokrasi lima tahunan ini. Demikian juga halnya dengan pertahanan sipil (hansip) juga telah menyiapkan diri untuk ikut andil dalam pengamanan pemilu.
Kepala kantor Kesatuan Bangsa dan Lindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Tebo H Bajuri SPd MM mengatakan untuk persiapan pengaman pemilu tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi terhadap Hansip se kabupaten Tebo. Mereka juga diberikan pembekalan untuk pengamanan pemilu.
“Hansip juga telah siap untuk ikut aktif serta dalam pengaman untuk mensukseskan pemilu 2009. Hingga saat ini situasi di kabupaten Tebo cukup aman dan kondusif untuk pelaksanaan pemilu. Kita harapkan kondisi ini terus terjaga hingga berakhir pemilu dan Pilpres,” harap mantan Kabag Humas ini.
Terkait Pengamanan Pemilu:
-Siap Sukseskan Pemilu, TNI Jaga Netralitas
-Pengaman Pemilu Tebo Rp 1,5 Milyar, Ehmm... Jangan Minta "Bantuan" Instansi Lain Lagi Ya....
Jumat, 13 Februari 2009
Ingat Usai Valentine, Dinasti Rock NgeDance Muara Tebo Dengan Konvoi Motor
Label: Potret, Sigombak News
Sigombak-Kreatifitas tiada henti adalah seni. Begitulah gambaran kreatifitas rocker-rocker masa depan dari Kabupaten Tebo. Hari minggu (15 Februari) nanti festival rock dengan jargon Dinasty Rock akan digelar di lapangan Merdeka Kota Muara Tebo. Makanya jangan lewatkan moment bersejarah yang dimulai sejak pagi hari ini.
Selain pertunjukan rock, juga ada penampilan dance dari siswi SMUN 3 Tebo, tari daerah dan konvoi motor !!! Gila keren abisss.... Apalagi masih dalam suasana hari kasih sayang (valentine). Gak ada salahnya bawa pasangan menikmati kebolehan peserta festival yang akan mengguncang kabupaten Tebo.
Festival Rock ini memperebutkan piala Wakil Bupati (Wabup) dan akan dihadiri langsung oleh orang nomor dua di kabupaten Tebo itu. Selain itu, juri-juri dari Kota Padang akan memberi penilaian untuk best vocalist, best bassist, best guitar, best drummer dan lainnnya. “Peserta tidak hanya dari kabupaten Tebo, tetapi juga dari kabupaten Bungo, Batang Hari, Merangin dan lainnya, dengan bintang tamu band dari Kota Padang,” kata Ardan, panitia pelaksana.
Makanya jangan lewatkan tontonan gratis ini.
Rock Never Dies!!! Keep Rocker Man…!!
Tidak Ada Hubungan Dengan Rocker:
-Siswa-Siswi Disosialisasikan Pemilu
-Siswa-siswi Dapat Penghargaan Di HKG PKK
Netralitas TNI Dan Pengamanan Pemilu 2009 Di Bungo Dan Tebo
Sigombak-Sebagai salah satu aparatur pemerintah, TNI telah di bekali perintah-perintah dan pedoman dalam menjaga netralitas dan pengamanan pemilu. Komandan Kodim (Dandim) 0416 Bute, S Dologsaribu menegaskan perintah untuk menjaga netralitas tersebut telah disampaikan kepada anggota TNI. Baik secara tertulis seperti dengan telegram, maupun secara komando.
“Selain perintah tertulis melalui telegram, setiap prajurit juga telah di bekali buku saku tentang netralitas TNI dan buku saku netralitas PNS. Jangankan prajurit, Dandim saja bawa,” kata Dologsaribu sambil menujukkan dua buku saku.
Pelanggaran terhadap aturan itu akan dikenakan sanksi yang tegas. “Sanksi terberat bisa terjadi pemecatan sesuai dengan proses hukum. Jadi netralitas TNI ini tidak bisa di tawar-tawar lagi,” ujarnya.Selain menjaga netralitas, TNI juga mempunyai kewajiban untuk mensukseskan pelaksanaan pemilu 2009. Untuk setiap kabupaten disiagakan 1 SST atau sekirar 60 personil TNI.
“Seandainya terjadi kerusuhan dan jumlah itu belum mampu meredam, maka setiap prajurit dari kabupaten lain akan di kerahkan bahkan personil akan di tambah dari korem,” jelasnya saat diwawancarai di sela-sela menghadiri peringatan HKG PKK Tebo belum lama ini.
Namun, lanjutnya, untuk kabupaten Tebo, banyak prajurit TNI yang selalu siaga untuk mengamankan dan mensukseskan pemilu 2009. “Seperti dari Kompi, Batlyon dan lainnya. Pada intinya, TNI siap mensukseskan pelaksanaan pemilu 2009,” katanya tegas.
Dalam kesempatan terpisah, hal senada juga diungkapkan komandan Kompi (Danki) Tebo, ferri Handra. Dia mengatakan TNI bergabung dengan Kepolisian telah disiagakan untuk pengamanan pemilu 2009.“Sesuai dengan perintah dari atasan, kita siap untuk melakukan pengamanan dan pelaksanaan pemilu 2009,” kata Handra.
Terkait Menghadapi Pemilu:
-Anak Sekolah Di Tebo Telah Disosialisasikan Pemilu
-Ayo Awasi: Caleg Di Larang Kampanye Gunakan Fasilitas Negara
Semua Sekolah Tebo Telah Di Sosialisasikan Tentang Pemilu
Sigombak-Hingga saat ini KPU Tebo terus menggelar sosialisasi tata cara proses pencontrengan pemilu. Untuk tingkatan sosialisasi pemilu di lembaga pendidikan, semua sekolah lanjutan tingkat atas dalam kabupaten Tebo telah disosialisasikan.
Hal ini dituturkan Ketua KPU Tebo, Firdaus SP didampingi anggota Gaman Sakti SS. Dikatakannya, saat ini proses sosialisasi terus dilakukan kepada seluruh masyarakat. Setelah sosialisasi di tingkat lembaga pendidikan ini selesai, sosialisasi kepada masyarakat akan terus di lakukan.
“Mengingat pelaksanaan pemilu 2009 telah semakin dekat, kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan rencanaya, jika memungkinkan akan bukan hanya sosialisasi saja, tetapi juga simulasi ke masyarakat,” terang Gaman.
Rencana simulasi ini terkait masih banyaknya masyarakat yang kesulitan dengan sitem pencontrengan yang di terapkan pada pemilu 2009 ini. Sejauh ini, KPU juga terus mempelajari perubahan-perubahan tata cara pencontrengan dari KPU pusat. “Tentang suara sah, dianggap sah dan suara tidak sah,” bebernya.
Dikatakannya, untuk pelaksanaan pemilu, saat ini sarana dan prasarana untuk pelaksanaan pemilu telah dilakukan. Dimulai dengan pembentukan PPK dan PPS beberapa waktu lalu, KPU juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk pengamanan pemilu.
“Sekarang telah memasuki tahapan ke 6 dari 10 tahapan pemilu. Kedepannya, tugas KPU akan semakin padat dan memerlukan koordinasi pemantapan dengan instansi lain pelaksana pemilu,” tukasnya menandaskan.
Terkait Pemilu 2009:
-Dana Rp 1,5 Milyar Untuk Pengaman Pemilu Tebo
-Ayo Kita Awasi PNS dan Polisi Berpolitik
Kamis, 12 Februari 2009
Dilaporkan Masyarakat, Pemuda Bungkal Penjual 35 Dus Miras Di Tahan Polisi
Label: Sigombak News
Sigombak-Gara-gara memiliki dan menjual minuman keras (miras), Ahmad Ansori (32) warga desa Bengkal Kelurahan Muara Tebo kecamatan Tebo Tengah di ciduk aparat Polisi. Pemuda yang biasa di kenal dengan panggilan Aan ini di ditangkap pada rabu (11 februari) sekitar pukul 15.00 WIB. Aan -sapaannya- serta 32 dus miras berbagai merk hingga kemarin diamankan di Markas Polisi Resort (Mapolres) Tebo.
Menurut Kapolres Tebo, AKBP Frangki Haryanto P SH didampingi Kabag Ops, Kompol Edi Sumadi P penangkapan itu berasal dari laporan masyarakat. Laporan itu terkait maraknya aksi mabuk-mabukan yang dilakukan sejumlah warga di jembatan bungkal. Berbekal dari laporan itu, polisi melakukan penyisiran dan menangkap tersangka Aan sebagai penjual.
32 Dus miras tersebut yakni 13 dus merk Asoka Lemon, 3 dus beras kencur, 2 dus anggu merah, 5 dus new fort, dan 4 dus topi miring. Aan dijerat dengan tindak pidana ringan (tipiring) dan ditahan di Mapolres Tebo untuk penyidikan lebih lanjut.
Kejadian-Kejadian Di Tebo:
-Empat Pembobol SMPN 10 Sungai Keruh Di Tangkap
-Penjual Lahan Negara Sungai Abang Di tangkap Jaksa
-Kades Jambu Dilaporkan Ke Polisi Selewengkan BLT
Dana APBN Rp 1,5 Milyar Untuk Pengamanan Pemilu Di Tebo
Sigombak-Menghadapi pelaksanaan pemilu 9 april 2009 mendatang, seluruh komponen pelaksana pemilu di kabupaten Tebo terus mematangkan persiapan. Kamis (12 februari) di aula Mapolres Tebo, unsur pelaksana dan pengamanan pemilu melakukan rapat koordinasi.
Rapat yang dipimpin Kapolres Tebo, AKBP Frangki Haryanto P SH itu dihadiri, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Muara Tebo Pudjo Hunggul Wasisto SH, Ketua KPU, Firdaus SP, Ketua Panwaslu M Nafis, Komandan Kompi, Kapten Ferri Handra, Pol PP dan instansi terkait.
Kapolres menyebutkan untuk pengamanan pemilu, Polisi telah menyediakan sarana dan prasana. Mulai dari kendaraan roda 2, roda 4 hingga roda 6 serta bahan bakarnya yang melibatkan 440 personil gabungan TNI, Polri dan instansi terkait. Seluruh persiapan pengamanan pemilu mulai dari pemilu legislative hingga pilpres, untuk pengamanan telah dianggarkan perkiraan dana sebesar Rp 1,5 Milyar dari APBN.
Terkait Politik Tebo:
-PPK Dan PPS Dilantik Langsung Kerja
-Mari Sama-Sama Awasi PNS dan Polisi Berpolitik
Rabu, 11 Februari 2009
Wakili Jambi, PKK Tebo 4 Besar Posyandu Nasional
Label: Potret, Sigombak News, Tentang Kabupaten Tebo Dan Daerah Dalam Provinsi JambiIni dituturkan Ketua Tim Pengerak (TP) PKK Tebo Hj Umi Kalsum Madjid Muaz rabu (11 februari 2009) mengatakan hal ini saat peringatan hari kesatuan gerak (HKG) PKK di aula utama kantor Bupati Tebo. Acara HKG itu dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian hadiah lomba bagi PKK dan siswa di kabupaten Tebo.
Selasa, 10 Februari 2009
36 PPK dan 319 PPS Dilantik langsung Bekerja
Label: PoliticSigombak-Memasuki tahapan ke enam dari 10 tahapan pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tebo melantik PPK dan PPS. Selasa (10/2) di aula utama kantor Bupati Tebo, sebanyak 36 orang PPK dan 319 orang PPS dilantik.
Pelantikan itu juga disertai dengan kegiatan bimbingan teknis (bintek). Acara tersebut dihadiri duet pimpinan Tebo Madjid Muaz-Sukandar, KPU Provinsi, Panwas dan yang terkait.
Ketua KPU Tebo, Firdaus SP mengatakan setelah dilantik dan di beri bimbingan, PPK dan PPS harus segera bekerja. Karena saat ini telah memasuki tahapan kampanye. PPK dan PPS harus mulai sosialisasi cara pencontrengan pada kertas suara.
Terkait Politik:
-Caleg PKK Di Larang Gunakan Fasilitas Negara
-Guru Jangan Berpolitik Praktis
-Ayo Kita Awasi PNS Dan Polisi Berpolitik
Senin, 09 Februari 2009
Dualisme KNPI Cerminan Perpecahan Pemuda Indonesia
Label: Tulisan-Tulisanku
Dualisme kepengurusan DPP KNPI Pusat juga berdampak pada DPD KNPI di daerah. Makanya, banyak organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) \berharap KNPI islah agar “perpecahan” pemuda Indonesia ini berakhir. Dua kubu DPP KNPI yaitu kubu Ahmad Doli Kurnia (DPP KNPI hasil kongres Ancol, Jakarta) dan Azis Syamsudin (DPP KNPI hasil kongres Denpasar, Bali).
Dualisme KNPI ini dikuatirkan akan menciptakan perpecahan generasi muda. Karena dualisme ini juga terjadi hingga kepengurusan KNPI di daerah-daerah. Indonesia bisa maju kalau anak muda memimpin. Anak muda bisa memimpin negeri ini kalau KNPI sudah bersatu
Kalau pemuda tidak bersatu, yang bersorak adalah orang di luar sana. Mereka akan menilai pemuda tidak bisa memimpin karena bersatu saja tak bisa. Oleh karena itu, selaku generasi muda, kita tentu berharap pemuda dapat menunjukan bahwa anak muda mampu memimpin.
Penyatuan kembali KNPI sebagai wadah organisasi pemuda seluruh Indonesia ini sangat penting. Jika penyatuan ini gagal, masyarakat dan dunia internasional tidak akan lagi memberi kepercayaan pada pemuda Indonesia.
Bersatunya 2 KNPI menjadi satu ini sangat penting untuk menjaga martabat organisasi pemuda, menjaga marwah organisasi kepemudaan. kalau tidak, kita akan menjadi bahan tertawaan masyarakat dan dunia.
Salah satu cara yang bisa menyatukan kembali KNPI adalah mengakomodir semua kader yang selama ini terpecah. Dengan cara itu, diharapkan KNPI akan dapat bekerja efektif sebagai satu-satunya organisai yang memayungi seluruh organisasi kepemudaan di Indonesia.
Agar bisa bersatu, kedua kubu harus mengedepankan kebersamaan dan persatuan, bukan kepentingannya masing-masing.
Setuju dak nco…?
Tulisanku Yang Lain:
-Ulama Dan Pesantren Dikritik Perempuan berkalung Sorban
-Korupsi Kepsek Diungkap Anak SMP
-Busuknya Aroma Borok Kejaksaan
-Falsafah Sisi-Sisi Kehidupan Dari Ketinggian
-Borok Negeri Ini Teruslah Terungkap
Caleg PKK Tak Boleh Gunakan Fasilitas Negara
Sigombak-Pengurus PKK Tebo banyak yang ikut mencalonkan diri sebagai calon legislative. Tapi mereka belum mengundurkan diri dari PKK. Padahal berdasarkan aturannya mereka harus mengundurkan diri untuk memilih antara PKK atau caleg. Ini sesuai SK Menteri Dalam Negeri No. 53 tahun 2000 tanggal 21 Desember tahun 2000, tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Surat Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga pusat No. 284/SKR/PKK.PST/XI/2008 tanggal 17 November 2008 perihal Kepengurusan Tim PKK.
Komite Independet Pemantau Pemilu (KIPP) Tebo mengingatkan mengingatkan kepada istri-istri pejabat Tebo yang memilih tetap sebagai Caleg, agar tidak mengunakan menggunakan fasilitas milik negara dalam bersosialisasi. “Contohnya saja seperti kendaraan dinas dan fasilitas ajudan dan protokoler dari PKK karena kebanyakan caleg-caleg tersebut merupakan pengurus PKK Tebo. Semuanya itu harus dilepas,” kata Fadlin Hafizi presidium KIPP Tebo.
Politik Terkait:
-Guru Tebo Harus Netral Dalam Pemilu
-Ingat, PNS dan Polisi Jangan Memihak
Perhatian… Perhatian...: Ngurus KTP Dak Lagi Di Kantor Camat, Langsung Ke Dinas Dukcapil... Ado Pungutan Lapor Yo...
Sigombak-Sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2006 Tebo mulai diterapkan Sistem informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk menertibkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan dokumen kependudukan lainnya. Aturannya, pengurusan sejenis ini ditangani langsung oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tebo.
Penerapan ini, warga tidak lagi mengurus KTP di kantor Camat tetapi langsung ke dinas. Tentunya ini membuat warga di daerah-daerah semakin terbebani dalam pembuatan KTP karena harus ke kantor Dukcapil di Kota Muara Tebo. Mereka juga tetap harus melalui pihak desa dan kecamatan untuk mengeluarkan surat rekomendasi.
Soal keluhan warga tentang jauhnya tempat untuk mengurus KTP, Dinas telah menginstruksikan pihak desa dan Camat untuk mengakomodir pembuatan KTP secara kolektif. Sehingga warga tidak merasa keberatan dengan biaya transportasi untuk mengurus KTP. Namun tidak dibenarkan meminta pungutan mengatasnamakan biaya pembuatan KTP.
Terkait Tebo:
-Listrik Tebo Ulu Mati Dua Hari
-Bentar Lagi Orang Tebo Bisa Nonton TVRI Jambi
-Dari Jambi Ke Riau? Lewat Keramat Sembilan Be...
-Wajah Muara Tebo Tempo Doeloe
Minggu, 08 Februari 2009
Siswa SMPN 1 Tebo Ungkap Korupsi Kepsek Dengan Demontrasi
Label: Tulisan-TulisankuSigombak-Hampir satu tahun sejak mencuat, hingga saat ini kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang ditangani Polres Tebo masih dalam proses. Dalam kasus ini mantan kepala sekolah, Syafaruddin dilaporkan ke polisi oleh siswa dan guru melalui DPRD Tebo sekitar bulan maret 2008 lalu. Syafrudin dianggap telah melakukan penyelewengan dana BOS dan dana lainnya di sekolah standar nasional tersebut.
Kapolres Tebo AKBP Frangki Haryanto P mengatakan hingga saat ini proses penyidikan sedang berada pada tahapan mencari nilai kerugian Negara. Saat ini instansi terkait sedang melakukan audit untuk menentukan jumlah kerugian Negara. “Kerugian Negara dari dugaan korupsi tersebut sedang di audit. Nanti akan diketahui jumlah kerugian Negara,” sebutnya.
Dugaan korupsi tersbut mencuat setelah ratusan siswa SMPN 1 Tebo itu melakukan dua kali aksi mogok belajar dan turun ke jalan. Mereka meminta agar kepala sekolah lengser dari sekolah tersebut karena di nilai arogan dalam memimpin dan di duga melakukan penyelewengan sejumlah dana sekolah.
Aksi ratusan siswa mendapat dukungan dari majlis guru dan masyarakat Tebo. Sebanyak 30 orang guru menandatangi pernyataan laporan tertulis tentang dugaan penyelewenga dana sekolah yang di duga dilakukan oleh mantan Kepala Sekolah tersebut yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Sekolah.
Yang dilaporkan yakni, Diduga pada tahun ajaran 2006/2007 lalu sebanyak Rp 149,8 juta dana BOS SMPN 1 yang juga terdiri dari dana BOS buku tidak dipergunakan. Sebagian dana itu dibelikan laptop yang saat ini tidak lagi diketemukan alias raib dari sekolah itu. Bantuan satu unit komputer dari Pemda juga dipertanyakan karena tidak ditemui di sekolah.
Kemudian dana SSN tahun ajaran 2006/2007 senilai Rp 150 juta tidak dilakukan pencairan. Uang yang di duga tidak disalurkan sesuai RAPSSN itu juga tidak diketahui penggunaannya oleh majlis guru dan siswa SMPN 1 Tebo. Dana pungutan siswa untuk perpisahan guru yang totalnya mencapai Rp 4,1 juta dipersoalkan oleh majlis guru karena acara perpisahan itu sendiri tidak dilakukan oleh pihak sekolah.
Dana bantuan IPA dari pusat berupa uang sebesar Rp 80 juta dan bantuan alat-alat IPA juga di soal. Pasalnya hanya Rp 40 juta dana yang dicairkan oleh bendahara SMPN 1 Tebo. Sedangkan yang Rp 40 juta lainnnya tidak diketahui keberadaannya.
Para Guru dalam pernyataannya juga mempertanyakan keberadaan uang SKHU siswa kelas III tahun 2007, bantuan berupa barang dari provinsi dan uang upah jahit pakaian dinas guru yang di sunat dari Rp 90 ribu menjadi Rp 70 ribu. Untuk itu para guru mendesak aparat penegak hukum untuk memproses dugaan tersebut.
Para siswa juga tidak kalah dengan para majlis guru, mereke juga mengadu dalam pengaduan tertulis yang ditandatangani 27 siswa. Mereka menyatakan karena dana BOS tidak berjalan mereka tidak bisa menggelar berbagai kegiatan sekolah dan ekstrakurikuler. Laporan tertulis majlis guru dan siswa ini kemarin telah diberikan kepada aparat kepolisian dan kejaksaan.
Tulisan Terkait:
-Penyelewengan BLT dan Pengusiran Pers Ngendap Di Polisi
-Busuknya Aroma Borok Kejaksaan
-Falsafah Hidup Dari Ketinggian
-Borok-Borok Negeri Ini Teruslah Terungkap
-Operasi Illegal Loging Jambi "Segan" Sentuh Cukong Kayu
Hoi PLN, Kenapo Listrik Tebo Ulu Mati Total?
Sigombak-Hingga saat ini persoalan listrik padam masih kerap terjadi di Kabupaten Tebo. Jika beberapa minggu lalu listrik padam terjadi karena tiang yang patah di kota Muara Tebo, sabtu (7/8) kemarin giliran aliran listrik di kecamatan Tebo Ulu dan sekitarnya yang padam total. Listrik mati sejak sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga minggu (8/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Kondisi ini menjadi keluhan bagi warga Tebo. Karena pemadaman tersebut tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Keluhan juga dikarenakan karena pemadaman tersebut berlangsung sangat lama selama dua hari. Karena itu warga berharap agar PLN dapat mengatasi keluhan yang sering dilontarkan masyarakat.
Terkait Tebo:
-Orang Tebo Bakal Nonton TVRI Jambi
-Keramat Sembilan Hubungkan Jambi-Riau
-Moeara Tebo Tempo Doeloe
-Sejarah Kabupaten Tebo Dan Potensi Alam
Guru Tebo Harus Netral Dalam Pemilu
Sigombak-Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) tidak menginginkan PNS yang berada di bawah naungan dinas ini terjebak politik praktis. makanya, pihaknya menghimbau kepada seluruh guru di Kabupaten Tebo untuk menjaga netralitas dalam pemilu legislative dan Presiden dan Gubernur.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Drs Abu Bakar melalui Kasi TK/SD Dumiyati, SPd. Diingatkannya, para guru harus netral dan tidak berpihak kepada caleg dan parpol manapun dalam setiap pesta demokrasi.
Jika guru terjebak dalam politik, dipastikan akan berimbas pada pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) yang dilakukan sepekan setelah pemilu. Sesuai jadwal, pemilu berlangsung 9 April sedangkan Unas 2009 dilaksanakan sepekan setelah pemilu.
“Karena itu, Dinas menghimbau kepada jajaran guru di lingkungan dinas berkonsentrasi kepada unas. Apalagi Unas 2009 mengalami kenaikan nilai sebesar 0,25 dari semula 5,25 menjadi 5,50,” katanya.
Tulisan Terkait: - Ingat: PNS dan Polisi Jangan Berpihak
Jumat, 06 Februari 2009
Ulama Dan Pesantren Di Kritik Perempuan Berkalung Sorban
Label: Tulisan-Tulisanku
Satu lagi film yang memuat kehidupan dunia islam. Namun film yang satu ini mengkritisi kehidupan dalam penerapan islam oleh ulama-ulama islam. Dengan dalih Islam, kaum perempuan di diskriminasikan. Begitulah kira-kira gambaran kritisi jalan cerita film Perempuan berkalung Sorban.Tapi kritisi melalui film ini membuat ulama dan pihak pondok pesantren "Kepanasan". Beberapa ulama menilai film itu mencitrakan Islam sangat buruk dan telah melakukan fitnah terhadap pesantren. Mereka menyerukan agar film itu tidak ditonton alias diboikot. Ini mendapat tanggapan dari sejumlah perempuan Islam itu sendiri.
Kritisi dari kalangan Perempuan Berkalung Sorban menceritakan perlawanan Anissa, seorang santriwati terhadap pengekangan perempuan di pesantren. Dalam film itu, Annisa berkata Islam tidak adil terhadap perempuan. Film menampilkan diskriminasi terhadap perempuan yang dilakukan ulama dengan dalih agama, seperti perempuan tidak boleh jadi pemimpin, perempuan tidak boleh naik kuda, perempuan tidak perlu berpendapat dan perempuan tidak boleh keluar rumah tanpa disertai muhrimnya. Setting film ini karya hanung bramantio ini rentang tahun 1980-an hingga 1998.
Berikut gambaran singkat film Perempuan Berkalung Sorban
Kisah berawal dari sebuah pesantren Al-Huda di Jawa Timur milik Kyai Hanan (Joshua Pandelaky) pada tahun 80-an. Seorang gadis berumur sepuluh tahun Annisa (Nasya Abigail) yang menjadi anak ke tiga dari sang Kyai berbeda dengan gadis kecil lainnya di daerah tempat pesantren itu. Ketika kedua saudara laki-lakinya belajar menunggangi kuda, Annisa kecil ingin juga belajar. Namun, dia dilarang oleh kedua orang tuanya, karena dia seorang perempuan.
Annisa merasa tak nyaman dengan lingkungan pesantren dan keluarganya karena selalu ‘menyampingkan’ statusnya sebagai perempuan dengan alasan syariat Islam. Untungnya ada salah satu orang yang mengerti kegelisahan Annisa yang keras kepala dan mengajari Annisa naik kuda, dia adalah Khudori (Oka Antara) seorang lelaki cerdas dengan pikiran terbuka. Namun, perlindungan Khudori tak berlangsung lama karena dia harus pergi ke Al-Azhar di Kairo untuk melanjutkan kuliahnya dan meninggalkan Annisa sendirian.
Annisa (Revalina S Temat) telah remaja dan memutuskan untuk melamar beasiswa di sebuah Universitas Islam di Yogjakarta. Namun, Annisa mendapat garis lain dalam hidupnya yaitu masuk ke dunia pernikahan. Annisa dijodohkan dengan Samsudin (Reza Rahadian) anak seorang Kyai yang membantu pesantren Al-Huda. Dunia pernikahan dirasa Annisa buruk karena perbuatan kasar dan tekanan yang dilakukan sang suami. Tak hanya perlakuan kasar yang didapatkan, Annisa juga dipoligami. Annisa tak bisa berbuat apa-apa karena syariat Islam yang selalu ada dalam dirinya bahwa perempuan harus mengikuti apa yang dilakukan suami dan menurut apa kata suami.
Annisa selalu merasa kalau perempuan menjadi warga negara kelas dua, ditindas hak-haknya dan dilupakan suaranya. Namun, semuanya berubah ketika Khudori datang kembali ke Al-Huda dan bertemu dengan Annisa. Benih-benih cinta yang dirasakan sejak kecil masih ada dalam diri Annisa dan Khudori. Mereka pun disangka telah melakukan hal yang tak diperbolehkan sebagai seorang lelaki dan istri orang. Annisa akhirnya diceraikan sang suami dan dia memutuskan untuk pergi ke Yogjakarta.
Di Yogjakarta Annisa mulai memperlihatkan bakatnya dengan menulis. Dia bekerja di sebuah kantor konsultan dan menjadi konsultan handal. Annisa pun menikah dengan Khudori dan kembali ke Al-Huda dengan membawa buku-buku karyanya. Annisa ingin santri-santri yang ada di sana belajar memperjuangkan haknya sebagai perempuan dengan banyak membaca dan menulis. Namun, di pesantren itu terdapat larangan membaca buku yang berbau dunia luar. Annisa memperjuangkannya dengan membuat perpustakaan di Al-Huda.
Bagaimana ya kira2 nasib film ini...??
Tulisan Terkait:
-Fitna Versus Ayat-Ayat Cinta
-Fenomena Ayat-Ayat Cinta
Empat Kawanan Pembobol SMPN 10 Tebo Diringkus Polisi
Empat tersangka tersebut yakni Sutopo, Purnomo, Budi Santoso, dan Zainal Abidin. Bersama mereka, ikut diamankan seperangkat computer yang gagal terjual serta satu unit sepeda motor supra fit warna hitam tanpa plat.
Kawanan ini membobol gedung tata usaha (TU) SMPN 10 Tebo yang berlokasi di desa Sungai Keruh pada kamis (29 januari) sekitar pukul 00.00 WIB tengah malam. Saat menjalankan aksinya, kawanan ini masuk ke ruang TU dengan cara merusak terali dan pintu.
Demikian dikatakan Kapolres Tebo, AKBP Frangki Haryanto P didampingi Kabag Bina Mitra Polres Tebo, AKP Suleman.
Berita Tebo Lainnya:
-Jual Lahan Di Tangkap Jaksa
-Pak Tolong Copot Kades Penyeleweng BLT Dan Raskin
-Kades Jambu Dilaporkan Ke Polisi Potong BLT Dan Raskin
-Wakil Ketua DPRD Dilaporkan Wartawan Ke Polisi
-Masyarakat VII Koto VS PT TMA, Wakil Ketua DPRD Usir Wartawan
Kamis, 05 Februari 2009
Jual Lahan Negara, Di Tangkap Jaksa Tengah Malam
Label: Sigombak News
Sigombak-Satu lagi tersangka oknum sindikat jual beli lahan Hutan Produksi (HP) di desa Sungai Abang Kecamatan VII Koto. Najmudin yang disebut-sebut sebagai kaki tangan terdakwa Naim M Yusuf ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Tebo.
Kamis (5 Februari 2008) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, Tim Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Tebo yang dipimpin Kasi Pidana Khusus (pidsus), A Rudi Y Bangun SH memburu dan berhasil menangkap Najmudin. Buronan tersangka Hutan Produksi ini dibekuk oleh tim yang beranggotakan sekitar 8 orang.
Sindikat yang diketuai Naim yang saat ini sedang di sidang menjual lahan Negara seluas 5600 hektar kepada warga pendatang.Kerugian Negara diperkirakan mencapai Rp 21,8 Milyar. Naim di Bantu Sugiono (proses siding), Najmudin (tahanan penyidik) dan Dekontri (buronan).
Berita Tebo Lainnya:
-Pak Tolong Copot Kades Penyeleweng BLT Dan Raskin
-Kades Jambu Dilaporkan Ke Polisi Potong BLT Dan Raskin
-Wakil Ketua DPRD Dilaporkan Wartawan Ke Polisi
-Masyarakat VII Koto VS PT TMA, Wakil Ketua DPRD Usir Wartawan
-Modus Baru Kejahatan: Kabarkan Sakit/Meninggal Minta Uang Urus
Orang Tebo Bakal Bisa Nonton TVRI Jambi
Sigombak-Masyarakat Tebo sebentar lagi bisa menonton siaran TV tentang informasi, budaya, dan peristiwa yang terjadi di daerah sendiri. Soalnya, pembangunan tower pemancar TVRI di areal kantor Bumi Seentak galah Serengkuh Dayung telah selesai. Hanya menunggu operasional dan diresmikan.
“Jadi nanti hanya dengan memiliki antene TV biasa yang di pasang di atas TV, warga Tebo telah dapat menonton siaran TVRI Jambi. Dan masyarakat akan dapat menonton siaran-siaran daerah-daerah lain dalam provinsi Jambi,” kata Bupati Tebo Madjid Muaz.
Masuknya siaran TVRI Jambi ke Tebo ini akan dapat ditonton hinga ke beberapa kecamatan. Siaran lokal ini akan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhad pdaerah sendiri. Selama ini masyarakat hanya dicekoki dengan tayangan TV swasta Nasional dan kurang mengikuti perkembangan daerah sendiri.
Jembatan Keramat Sembilan Menghubungkan Jambi Dan Riau
Sigombak-Jembatan Tebo II sepanjang 200 meter yang melintasi sungai Batanghari telah selesai di bangun. Jembatan yang berada di desa tanjung aur kecamatan Tebo Ulu 40 KM dari kota Muara Tebo itu dinamakan keramat Sembilan yang diambil dari cerita rakyat Tebo. Peremiannya dilakukan selasa (3 Februari 2009) oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya, Muhammad Sochib.
Jembatan itu menghubungkan kecamatan Tebo Ulu dan Serai Serumpun dan Sumay. Pembangunan jembatan itu juga memungkinkan menghubungkan Provinsi Jambi ke Provinsi Riau tepatnya Kabupaten Tebo ke kabupaten Indragiri Hulu.
Selain manfaat ekonomi, social, budaya, yang jelas jembatan ini dapat menjadi tempat rekreasi. Tapi manfaat secara “negative” jembatan bisa jadi tempat pacaran, mesum dan mabuk-mabukan. Soalnya jalannya masih sepi apalagi malam hari.
Setuju Dak…???
Ingat: PNS Dan Polisi Jangan Berpihak Ke Caleg
Sigombak-Netralitas PNS Tebo dan Polisi dalam menghadapi pesta demokrasi pemilu 2009 kembali diingatkan. Pelanggaran terhadap larangan itu akan dikenakan sanksi tegas dan peraturan yang berlaku.
Bupati Tebo Drs H A Madjid Mu’az MM saat pelantikan Panwascam Tebo rabu (4 februari) mengingatkan PNS Tebo terkait keberpihakan PNS dalam pemilu.
“Sanksi itu karena telah melanggar disiplin pegawai negeri sipil seperti yang dituangkan dalam PP No 30 tentang PNS.” kata di pendopo rumah dinas.
Demikian juga dengan netralitas di korp kepolisian. Kapolres Tebo AKBP Frangky Haryanto P SH juga mengatakan anggota polisi dilarang keras untuk terjun dalam politik. Sanksi tegas menanti terhadap oknum yang terlibat.
“Segera laporkan, jika masyarakat ada menemukan polisi yang berpihak kepada salah satu caleg. Saya akan segera serahkan ke Polda Jambi untuk di proses. Peraturan dan Sanksinya sangat tegas dan jelas,” katanya.
Tulisan Terkait: Guru Tebo Harus Netral Dalam Pemilu
Kasus Pemotongan BLT dan Pengusiran Pers Masih “Nonggok” Di Polisi
Sigombak-Kapolres Tebo, AKBP Frangky Haryanto P SH rabu (4 februari 2009) menegaskan akan melimpahkan ke kejaksaan dua perkara pengaduan warga pada bulan februari ini. Dua perkara tersebut yakni laporan warga terkait dugaan pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk rumah tangga miskin yang diduga dilakukan oleh oknum perangkat desa Teluk Kembang Jambu Kecamatan Tebo Ulu. Perkara kedua yakni kasus pengusiran wartawan yang dilakukan wakil Ketua DPRD Tebo Sugianto.
“Akhir bulan ini, dua kasus ini dilimpahkan ke pihak Kejaksaan jika dinyatakan P 19 (berkas tidak lengkap,red) akan secepatnya dilengkapi. Saya targetkan sebelum pemilu 2009, dua kasus ini telah selesai. Karena polisi akan berkonsentrasi dalam pengamanan pemilu,” bebernya selasa (4 februari 2009) di pendopo rumah dinas Bupati Tebo.
Dituturkannya, saat ini dua kasus tersebut terus berjalan dan akan dilimpahkan ke Kejaksaan untuk selanjutnya dibuktikan secara hukum di Pengadilan Negeri Muara Tebo. “Kami bekerja secara pofesional, demikan juga dalam menangani kasus ini,” sebutnya.
Pengusiran wartawan di lakukan Sugianto saat DPRD Tebo menjadi fasilitator pertemuan antara warga kecamatan VII Koto dengan PT TMA soal sengketa lahan pada 13 november 2008 lalu. Kasus tersebut dilaporkan wartawan Tebo ke Polres Tebo pada 14 november 2008 dengan dasar pelanggaran UU Pers.
Dan laporan pemotongan BLT desa TK Jambu dilaporkan warga ke Polres Tebo atas kekecewaan tim dari BPKP Provinsi Jambi. Terkait kasus itu, warga juga mendesak pemerintah kabupaten Tebo dengan mendatangi DPRD Tebo untuk mencopot Kepala Desa dan Sekdes yang dituding sebagai dalang.
Aksi warga itu juga mengungkap tentang dugaan penyelewengan beras miskin (Raskin) dan pungutan liar sertifikat tanah yang diduga dilakukan oleh perangkat desa, pihak kecamatan Tebo Ulu dan pihak BPN Tebo.
Tapi…. Soal Raskin, dan Pungli ini Tidak ditindaklanjuti… Ada yang mau mendampingi warga…??
Berita Tebo Lainnya:
-Pak Tolong Copot Kades Penyeleweng BLT Dan Raskin
-Kades Jambu Dilaporkan Ke Polisi Potong BLT Dan Raskin
-Wakil Ketua DPRD Dilaporkan Wartawan Ke Polisi
-Masyarakat VII Koto VS PT TMA, Wakil Ketua DPRD Usir Wartawan
-Modus Baru Kejahatan: Kabarkan Sakit/Meninggal Minta Uang Urus
Berita Populer
-
Buat rekan-rekan blogger yang telah memasang iklan kumpulblogger di blognya baik blogspot, silahkan berbagi pengalaman dengan memposting kom...
-
Tak di sangkal bahwa tujuan utama dari membuat blog antara lain adalah agar tulisan-tulisan kita bisa di baca oleh orang lain atau pengunjun...
-
BBM VS Topeng Politik Tebo,sigombak-Kenaikan BBM Kembali di kumandangkan oleh pemerintah. Alasan untuk kebijakan menyelamatkan APBN. Perdeba...
-
Berita Terkini dari ANTARA Kim Jong Un hadiri perayaan tahun baru imlek di Pyongyang Cara bangki...
-
Berita Terkini dari ANTARA Cerita Beruba-ubah Soal Tewasnya Osama Bin Laden Gempa 6,0 Guncang Kosta Rika Tentar...
-
MUARA TEBO -Masyarakat Tebo digegerkan oleh beredarnya rekaman video mesum yang diperankan dua remaja di areal perkebunan. Walau belum dipas...
-
Berita Terkini dari ANTARA Kemarin 80.952 pasien COVID-19 sembuh, Sumba hadapi 217 gempa susulan ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Jet Berbahan Bakar Bio Akhiri Penerbangan Perdana Trans-atlantik Perusahaan Games Sega ...
-
Real Madrid, Jumat (30/5), mengumumkan telah menjual striker Antonio Cassano ke Sampdoria. ''Real Madrid telah merampungkan penjua...
-
Berita Terkini dari ANTARA Padang kekurangan tinta cetak KTP elektronik Presiden akan tinjau pen...