Pimpinan DPRD Tebo terbentuk. Ketua DPRD Agus Rubianto dari golkar, wakil ketua Wartono Trian kusumo dari PDI P dan Samsu rizal dari Demokrat. gini hasil penetapan yang diparipurnakan rabu kemaren. paripurna berlangsung tanpa dipimpin ketua sementara, H Nasrun Nasir. Ketidakhadiran ketua DPD II Golkar Tebo itu menyebabkan hujan interupsi dari beberapa anggota fraksi Golkar yang meminta paripurna di tunda. Paripurna kemarin yang dimulai pukul 10.00 WIB memang telah dijadualkan dalam rapat pengagendaan paripurna.
Karena tidak mau berlarut lagi dalam menetapkan unsur pimpinan, paripurna tetap jalan dan dipimpin wakil ketua sementara, WartonO Trian Kusumo.
Namun sidang yang dihadiri 21 anggota DPRD itu Langsung dinterupsi oleh kebanyakan anggota dari Golkar. Masri, mengatakan diinternal Golkar, masih ada yangharus di selesaikan.
“Kita minta kepada pimpinan sidang untuk menunda penetapan ketua defenitif, karena masih ada masalah di DPD I Golkar,” protesnya dalam sidang itu.
Kader beringin lainnya, Mazlan, juga menginginkan hal yang sama. “Saya juga mendapat amanat dari Ketua DPD II Golkar Pak Nasrun Nasir, meminta sidang paripurna hari ini ditunda dahulu menjelang ada penyelesaian,” katanya dengan lantang.
Interupsi ditanggapi anggota lain dari Demokrat, Syamsurizal yang meminta pimpinan sidang melanjutkan.
Menurutnya, sesuai dengan aturan, partai golkar untuk menyampaikan alasannya secara tertulis dan bukan dengan interupsi.
“DPRD ini adalah lembaga.
Masa, gara-gara satu orang
sidang dibatalkan. Kita saja
sudah satu setengah bulan
bekerja, kalau seperti bukan
hanya partai Demokrat dan PDI Perjuangan saja yang dirugikan, tapi masyarakat Tebo sangat dirugikan,” tegas pria yang diajukan Demokrat sebagai wakil ketua ini.
Sidang sempat di skor karena pimpinan sidang menerima telpon dari Ketua DPRD Sementara H Nasrun Nasir yang kemarin berada di kota Jambi. Dia meminta rekan-rekan DPRD menunggu sampai jam 12.00 akan ada keputusan dari DPD I Golkar. Setelah skor dilanjutkan hingga ditetapkan tetapkan 3 pimpinan DPRD Tebo.
Rabu, 14 Oktober 2009
Agus Ketua DPRD Tebo, Wartono dan Samsulrijal Wakil
Label: Politic, Sigombak NewsSelasa, 13 Oktober 2009
Warga Jambi Keturunan Palembang Diminta Dukung Bupati Tebo
Label: Politic
Kandidat Gubernur Jambi, Drs H A Madjid Muaz MM terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Warga Jambi keturunan Sumatera Selatan dihimbau untuk mendukung dan membantu Bupati Tebo dua periode itu untuk menjadi Gubernur. Ini dituturkan Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dari Kesultanan Palembang Darussalam.
Saat silaturahmi dengan tokoh Masyarakat Jambi asal sumatera selatan, di Rumah makan Aneka Rasa, Kebun Jeruk, sabtu (10/10) malam.
Bukan tanpa alas an, menurut Raja Palembang ini, bentuk dukungan tersebut, murni dari sebuah penilaian ideal, bukan dari kepentingan politik. “Bupati Madjid Mu’az, merupakan tokoh Jambi yang sudah sangat teruji untuk memimpin Jambi,”ujarnya.
Ini terlihat dari banyaknya penghargaan yang diterima Madjid Mu’az. “Seperti, penghargaan berupa Bintang Jasa Utama, yang diterima Madjid Mu’az, dari presiden SBY baru-baru ini, merupakan buktinya,” kata Sultan yang juga pernah memberikan gelar adat kepada Madjid Muaz ini.
“Baru satu bupati se-Indonesia yang berhasil menerima penghargaan ini, dan itu Bupati Tebo, Madjid Mu’az,”sebut Sultan. Lebih jauh sultan mengatakan, dengan banyaknya pengakuan dari pemerintah pusat terhadap Bupati Tebo, maka itu artinya figure Madjid Mu’az sudah terbukti.
Kades Jambu Penyeleweng BLT Dan Raskin Diberhentikan
Tuntutan warga desa Teluk Kembang Jambu kecamatan Tebo Ulu untuk pemberhentian kepala desa (kades) Syahril Lukman terkabul. Pemberhentian itu didasarkan atas tuntutan dan laporan warga kepada Polisi terkait kasus dugaan penyelewengan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sejumlah penyelewengan lainnya.
Usulan pemberhentian kepala Desa berdasarkan usulan dari masyarakat desa jambu tertanggal 27 februari 2009. Masyarakat melaporkan Kadesnya terlibat dengan tindak pidana korupsi dan tidak lagi mengurusi warganya.
Pemberhentian kades Syahril Lukman di tuangkan dalam keputusan Bupati Tebo Nomor 337/BPMPD/2009 tertanggal 8 Oktober 2009 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat sementara kepala desa teluk kembang jambu Kecamatan Tebo Ulu.
Untuk mengisi kekosongan di desa tersebut, ditunjuk Husairi sebagai pejabat sementara kepala desa teluk Kembang Jambu . “Jabatan sementara itu berakhir hingga adanya keputusan penetapan Defenitif Kades tersebut,” kata Bupati Tebo Drs HA Madjid Mu’az MM.
Sebelumnya Kades TK Jambu di demo masyarakat Desa Teluk Kembang Jambu yang mengadu kepada DPRD Tebo. Warga juga melapor kepada Polisi dan Kejaksaan dengan ditembuskan kepada Bupati dan pihak lainnya.
Demo tersebut menyangkut dugaan pemotongan BLT dan Pembuatan KTP,raskin dan lainnya yang juga dilaporkan kepada Polres Tebo. Hingga saat ini belum diketahui perkembangan kasus tersebut.
Berita Populer
-
Buat rekan-rekan blogger yang telah memasang iklan kumpulblogger di blognya baik blogspot, silahkan berbagi pengalaman dengan memposting kom...
-
Tak di sangkal bahwa tujuan utama dari membuat blog antara lain adalah agar tulisan-tulisan kita bisa di baca oleh orang lain atau pengunjun...
-
BBM VS Topeng Politik Tebo,sigombak-Kenaikan BBM Kembali di kumandangkan oleh pemerintah. Alasan untuk kebijakan menyelamatkan APBN. Perdeba...
-
Berita Terkini dari ANTARA Kim Jong Un hadiri perayaan tahun baru imlek di Pyongyang Cara bangki...
-
Berita Terkini dari ANTARA Cerita Beruba-ubah Soal Tewasnya Osama Bin Laden Gempa 6,0 Guncang Kosta Rika Tentar...
-
MUARA TEBO -Masyarakat Tebo digegerkan oleh beredarnya rekaman video mesum yang diperankan dua remaja di areal perkebunan. Walau belum dipas...
-
Berita Terkini dari ANTARA Kemarin 80.952 pasien COVID-19 sembuh, Sumba hadapi 217 gempa susulan ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Jet Berbahan Bakar Bio Akhiri Penerbangan Perdana Trans-atlantik Perusahaan Games Sega ...
-
Real Madrid, Jumat (30/5), mengumumkan telah menjual striker Antonio Cassano ke Sampdoria. ''Real Madrid telah merampungkan penjua...
-
Berita Terkini dari ANTARA Padang kekurangan tinta cetak KTP elektronik Presiden akan tinjau pen...