Rabu, 14 Oktober 2009

Agus Ketua DPRD Tebo, Wartono dan Samsulrijal Wakil

. Rabu, 14 Oktober 2009
1 komentar

Pimpinan DPRD Tebo terbentuk. Ketua DPRD Agus Rubianto dari golkar, wakil ketua Wartono Trian kusumo dari PDI P dan Samsu rizal dari Demokrat. gini hasil penetapan yang diparipurnakan rabu kemaren. paripurna berlangsung tanpa dipimpin ketua sementara, H Nasrun Nasir. Ketidakhadiran ketua DPD II Golkar Tebo itu menyebabkan hujan interupsi dari beberapa anggota fraksi Golkar yang meminta paripurna di tunda. Paripurna kemarin yang dimulai pukul 10.00 WIB memang telah dijadualkan dalam rapat pengagendaan paripurna.
Karena tidak mau berlarut lagi dalam menetapkan unsur pimpinan, paripurna tetap jalan dan dipimpin wakil ketua sementara, WartonO Trian Kusumo.
Namun sidang yang dihadiri 21 anggota DPRD itu Langsung dinterupsi oleh kebanyakan anggota dari Golkar. Masri, mengatakan diinternal Golkar, masih ada yangharus di selesaikan.
“Kita minta kepada pimpinan sidang untuk menunda penetapan ketua defenitif, karena masih ada masalah di DPD I Golkar,” protesnya dalam sidang itu.
Kader beringin lainnya, Mazlan, juga menginginkan hal yang sama. “Saya juga mendapat amanat dari Ketua DPD II Golkar Pak Nasrun Nasir, meminta sidang paripurna hari ini ditunda dahulu menjelang ada penyelesaian,” katanya dengan lantang.
Interupsi ditanggapi anggota lain dari Demokrat, Syamsurizal yang meminta pimpinan sidang melanjutkan.
Menurutnya, sesuai dengan aturan, partai golkar untuk menyampaikan alasannya secara tertulis dan bukan dengan interupsi.
“DPRD ini adalah lembaga.
Masa, gara-gara satu orang
sidang dibatalkan. Kita saja
sudah satu setengah bulan
bekerja, kalau seperti bukan
hanya partai Demokrat dan PDI Perjuangan saja yang dirugikan, tapi masyarakat Tebo sangat dirugikan,” tegas pria yang diajukan Demokrat sebagai wakil ketua ini.
Sidang sempat di skor karena pimpinan sidang menerima telpon dari Ketua DPRD Sementara H Nasrun Nasir yang kemarin berada di kota Jambi. Dia meminta rekan-rekan DPRD menunggu sampai jam 12.00 akan ada keputusan dari DPD I Golkar. Setelah skor dilanjutkan hingga ditetapkan tetapkan 3 pimpinan DPRD Tebo.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 13 Oktober 2009

Warga Jambi Keturunan Palembang Diminta Dukung Bupati Tebo

. Selasa, 13 Oktober 2009
0 komentar

Kandidat Gubernur Jambi, Drs H A Madjid Muaz MM terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Warga Jambi keturunan Sumatera Selatan dihimbau untuk mendukung dan membantu Bupati Tebo dua periode itu untuk menjadi Gubernur. Ini dituturkan Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dari Kesultanan Palembang Darussalam.
Saat silaturahmi dengan tokoh Masyarakat Jambi asal sumatera selatan, di Rumah makan Aneka Rasa, Kebun Jeruk, sabtu (10/10) malam.

Bukan tanpa alas an, menurut Raja Palembang ini, bentuk dukungan tersebut, murni dari sebuah penilaian ideal, bukan dari kepentingan politik. “Bupati Madjid Mu’az, merupakan tokoh Jambi yang sudah sangat teruji untuk memimpin Jambi,”ujarnya.

Ini terlihat dari banyaknya penghargaan yang diterima Madjid Mu’az. “Seperti, penghargaan berupa Bintang Jasa Utama, yang diterima Madjid Mu’az, dari presiden SBY baru-baru ini, merupakan buktinya,” kata Sultan yang juga pernah memberikan gelar adat kepada Madjid Muaz ini.



“Baru satu bupati se-Indonesia yang berhasil menerima penghargaan ini, dan itu Bupati Tebo, Madjid Mu’az,”sebut Sultan. Lebih jauh sultan mengatakan, dengan banyaknya pengakuan dari pemerintah pusat terhadap Bupati Tebo, maka itu artinya figure Madjid Mu’az sudah terbukti.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kades Jambu Penyeleweng BLT Dan Raskin Diberhentikan

Tuntutan warga desa Teluk Kembang Jambu kecamatan Tebo Ulu untuk pemberhentian kepala desa (kades) Syahril Lukman terkabul. Pemberhentian itu didasarkan atas tuntutan dan laporan warga kepada Polisi terkait kasus dugaan penyelewengan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sejumlah penyelewengan lainnya.

Usulan pemberhentian kepala Desa berdasarkan usulan dari masyarakat desa jambu tertanggal 27 februari 2009. Masyarakat melaporkan Kadesnya terlibat dengan tindak pidana korupsi dan tidak lagi mengurusi warganya.

Pemberhentian kades Syahril Lukman di tuangkan dalam keputusan Bupati Tebo Nomor 337/BPMPD/2009 tertanggal 8 Oktober 2009 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat sementara kepala desa teluk kembang jambu Kecamatan Tebo Ulu.

Untuk mengisi kekosongan di desa tersebut, ditunjuk Husairi sebagai pejabat sementara kepala desa teluk Kembang Jambu . “Jabatan sementara itu berakhir hingga adanya keputusan penetapan Defenitif Kades tersebut,” kata Bupati Tebo Drs HA Madjid Mu’az MM.

Sebelumnya Kades TK Jambu di demo masyarakat Desa Teluk Kembang Jambu yang mengadu kepada DPRD Tebo. Warga juga melapor kepada Polisi dan Kejaksaan dengan ditembuskan kepada Bupati dan pihak lainnya.

Demo tersebut menyangkut dugaan pemotongan BLT dan Pembuatan KTP,raskin dan lainnya yang juga dilaporkan kepada Polres Tebo. Hingga saat ini belum diketahui perkembangan kasus tersebut.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Berita Populer

Objek Wisata Danau Sigombak Tebo, Jambi
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com