Generasi muda di kota Muara Tebo sejak beberapa bulan belakangan mulai mengandrungi hobby mengendarai sepeda tua atau biasa di sapa sepeda ontel. Dengan diambah kopi koboi mereka melenggang di jalanan kota membentuk konvoi kecil. Pinggir jalan depan kantor Telkom Muara Tebo juga menjadi tongkrongan mereka. Bagaimana komunitas ini terbentuk? Berikut ulasan Radar Tebo. """""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""" Di kalangan anak muda kota Muara Tebo, nama Dayat dan Eka Apek cukup di kenal karena berani tampil beda. Mereka menyusuri jalanan kota Muara Tebo dengan sepeda ontel. Ditambah aribut topi koboi, penampilan mereka terlihat kian unik dan menarik perhatian. Setelah puas mengitari kota Muara Tebo dua sekawan ininongkrong di depan kanor Telkom KM 1 Muara Tebo. Kian hari pecinta sepeda ontel terus berambah dan ikut nimbrung di sana . Itulah awal terbentuknya komunitas unik tersebut. Menurut Dayat dan Eka hobby tersebut berawal dari melihat sepeda ontel milik datuknya. Dayat terkenang dengan datuknya yang pada masa dulu mengendarai sepeda tua itu. Sejak itu Dayat dan Eka mulai melakukan perbaikan terhadap sepeda peninggalan datuknya tidak dipakai lagi. "Sepeda ontel peningalan datuk aku amplas, kemudian aku cat ulang. Sekarang ini lah hasilnya" ujar Dayat sambil menunjukan sepeda ontel hasil rombakannya. Menurutnya, perkumpulan sepeda ontel yang diprakarsainya bersama Eka Apek itu telah dimulai sejak bulan Februari yang lalu. Awalnya mereka Cuma berdua, saat ini sudah ada belasan sepeda ontel yang ikut mangkal bersama sepeda ontel mereka. Namun tidak menutup peluang akan muncul anggota-anggota baru. "Perkumpulan ini tidak memandang usia. Selama memiliki sepeda dan bisa menggunakan, mereka bisa ikut bergabung," terang Dayat. Ditambahkan Eka Apek, mereka termotivasi karena ingin melestarikan sepeda ontel yang dulunya digunakan datuknya untuk berbagai kegiatan mencari nafkah. Katana, komunitas sepeda ontel yang dibentuk, karena kesadaran bersama untuk melestarikan peninggalan nenek moyang. "Sebab selama ini sudah banyak yang dijual keluar negeri menjadi barang antik. Sebagai anak cucunya, kita lah yang melestarikannya," ujar Eka Apek, disela-sela nongkrong bareng dengan perkumpulan sepeda ontel lainnya di seberang kantor Telkom Tebo. Perkumpulan sepeda ontel, lanjut Eka Apek, memiliki efek yang cukup besar. Selain sebagai hobby dan peletarian peninggalan masa lalu juga untuk kesehatan. "Hitung-hitung sekalian olah raga," tukasnya.
Selain itu juga memiliki efek yang cukup besar bagi kondisi lingkungan udara dengan berkurangnya polusi udara. "Bayangkan jika sebagian besar orang menggunakan sepeda melakukan aktivitasnya. Secara otomatis penggunaan kendaraan bermotor akan berkurang dan polusi juga akan berkurang," tuturnya. Untuk ke depanya, Dayat dan Eka Apek berharap agar sepeda ontel bisa diterima di hati masyarakat Tebo. Sehingga sepeda ontel tidak dianggap sebagai barang kuno yang pada akhirnya akan hilang ditelan masa.(*) |
Jumat, 29 April 2011
Komunitas Pecinta Sepeda Ontel Muara Tebo Lestarikan Barang Peninggalan Datuk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Warga Kabari Wartawan, Polhut Masih Bungkam Selama ini, tersangka pelaku perambahan hutan produksi (HP) yang ditangkap selalu menimpa peker...
-
MUARA TEBO- Aksi masyarakat desa Pelayang yang melakukan protes terhadap perbedaan harga beli Tandan Buah Sawit (TBS) yang dilakukan PT Te...
-
Beredarnya selebaran berbau provokasi tersebut juga disayangkan tim pasangan nomor urut tiga, Yopi-Sapto. Syamsu Rizal dari partai koalisi...
-
MUARATEBO- Tim pemenangan pasangan Ridham-Eko yang dikoordinir Mursalim dan Arfan dan telah melebur menjadi tim Yopi-Sapto terus bergerak me...
-
Komisi I: Padahal SD Itu Kekurangan Guru MUARA TEBO -Walaupun SDN 23/VIII Desa Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir masih kekurangan tenaga pengaj...
-
Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikbupora) kabupaten Tebo tidak mengetahui tentang proses kepindahan guru terseb...
-
TEBO TENGAH –Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan keterlibatan Kepala Desa (Kades) pada Pilkada 10 Maret lalu sepertinya ...
-
MUARA TEBO- Tiang listrik PLN di Jalan Asoy Desa Bedaro Rampak kecamatan Tebo Tengah, tiba-tiba dicabut begitu dipindahkan ke desa Bedar...
-
MuaroTebo – Dunia pendidikan di Kabupaten Tebo kembali tercoreng oleh perbuatan Eko Nugroho (32) guru honorer di SDN 13/VIII Tebo jarak jauh...
Objek Wisata Danau Sigombak Tebo, Jambi
1 komentar:
wah....sebuah ajang yang sangat bagus ketimbang yang awut-awutan
Posting Komentar
Tinggalkan Pesan Di Bawah Ini. Terima Kasih