Informasi yang berhasil dirangkum harian ini menyebutkan, aksi perkosaan terhadap dua orang siswinya sebut saja bunga dan kembang, keduanya siswi kelas 4 di SD tersebut warga Dusun Kumpul Rejo Desa Muaro Kilis Kecamatan Tengah Ilir, terungkap setelah kedua korban mengeluh sakit pada perut dan kemaluannya saat hendak buang air kecil.
Kontan saja eko sang guru honorer tersebut langsung jadi bulan-bulanan amuk masa yang marah dan tidak terima dengan perbuatan bejatnya tersebut, hingga akhirnya oleh Julianto Ketua Rt 01 Dusun Kumpul Rejo bersama perangkat dusun menyerahkannya kemapolsek Tengah Ilir dengan kondisi yang sangat menggenaskan.
Julianto mengatakan menurut pengakuan kedua korban, mereka diperlihatkan dan disuruh nonton film porno dari Hand Phone (HP) milik pelaku, setelah itu korban diraba-raba dan kemudian dipaksa melayani nafsu bejad pelaku dengan ancaman akan diturunkan nilai dan rangkingnya jika tidak mau melayani korban.
Sementara itu Kapolres Tebo AKBP Moh Arifin S.Ik melalui Kapolsek Tengah Ilir AKP Elman mengatakan bahwa sekarang ini pihaknya belum bisa meminta keterangan dari pelaku, karena kondisinya yang babak belur dan nyaris tewas karena menjadi korban amuk masa.
kemarin.
Kapolsek juga mengatakan bahwa sekarang ini pihaknya sedang menunggu kedatangan kedua korban bersama orang tuanya untuk dimintai keterangan, dan pihaknya sekarang ini masih mendalami kasus ini lebih lanjut.
“Dari keterangan korban nanti akan kita kembangkan apakah masih ada korban lainnya atau tidak,”pungkasnya.
Minggu, 29 Mei 2011
Guru SD Perkosa Dua Siswanya, Nyaris Tewas Jadi Korban Amuk Masa
MuaroTebo – Dunia pendidikan di Kabupaten Tebo kembali tercoreng oleh perbuatan Eko Nugroho (32) guru honorer di SDN 13/VIII Tebo jarak jauh didusun Kumpul Rejo Desa Muaro Kilis Kecamatan Tengah Ilir yang diduga telah tega memperkosa dua orang siswi sekolahnya.
Merasa curiga kedua orang tua korban merasa curiga dengan penyakit yang diderita anak mereka, setelah didesak, akhirnya keduanya mengaku sudah lima kali diperkosa oleh guru bejat, mendengar pengakuan kedua korban kontan saja membuat warga emosi dan langsung mendatangi Eko yang baru saja pulang dari rumah orang tuanya didaerah trans sitiung Sumbar.
“Semua pengakuan kedua korban dan pelaku ada direkam di HP ketua Komite yang sekarang ini sedang dijalan menuju kemari, setelah dipaksa nonton film porno dari HP pelaku kemudian dipegang-pegang dan akhirnya diminta untuk melayani nafsu bejatnya,”kata Julianto kemarin.
“Sekarang ini pelaku kita rujuk dulu ke RSUD Sultan Taha Saefuddin (STS) Tebo, mengingat kondisinya yang babak belur dan nyaris tewas saat diantarkan kemari, dan belum bisa kita mintai keterangan,”ujar Kapolsek
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Tak di sangkal bahwa tujuan utama dari membuat blog antara lain adalah agar tulisan-tulisan kita bisa di baca oleh orang lain atau pengunjun...
-
Buat rekan-rekan blogger yang telah memasang iklan kumpulblogger di blognya baik blogspot, silahkan berbagi pengalaman dengan memposting kom...
-
Suksesnya penayangan film Ayat-Ayat cinta (AAC) ternyata tidak hanya membius kalangan remaja dan masyarakat umum. Film garapan sutrada...
-
Kota Muara Tebo sering menjadi ibu kota kabupaten. Bahkan sebelum menjadi ibu kota Kabupaten Tebo. Tidak percaya ? Tengok saja kilasan sejar...
-
Manchester United 1 Chelsea 1 ( 6-5) adu penalti Sigombak-Hasil final Liga Champions antara Manchester United dan Chelsea 1-1 hingga tambaha...
-
Ku buka mata. Udara dingin yang mengalir dari AC kamar ini menambah berat tubuhku untuk bangun dan keluar dari selimut tebal. 09.30 WIB lewa...
-
BBM VS Topeng Politik Tebo,sigombak-Kenaikan BBM Kembali di kumandangkan oleh pemerintah. Alasan untuk kebijakan menyelamatkan APBN. Perdeba...
Objek Wisata Danau Sigombak Tebo, Jambi
1 komentar:
kalau memang terbukti harus dihukum maxsimal pak polisi
Posting Komentar
Tinggalkan Pesan Di Bawah Ini. Terima Kasih