PULAU TEMIANG–Walau telah menerima bantuan kompor gas dan tabung elpiji, warga kelurahan Pulau Temiang kecamatan Tebo Ulu belum bisa menggunakan kompor program konversi minyak tanah ke gas tersebut. Ini karena alat yang dibagikan itu dalam kondisi rusak. Dan sebagian masyarakat juga belum mengetahui cara menggunakan.
"Saya memang telah menerima kompor gas, tetapi rusak jadi saya tidak bisa mengunakannya. Dan kini kami mengunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak," tutur Anuar (36) warga RT 7 kelurahan Pulau Temiang Kamis (28/4) kemarin.
Distribusi kompor dan tabung gas (LPG) 3 Kg di Kelurahan Pulau Temiang sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu. Namun dari penelusuran Radar Tebo masih ada sebagian warga yang belum menerima. Sehingga warga tersebut masih mengunakan kayu bakar dan minyak tanah untuk kebutuhannya.
Menurut Eki (34), warga RT 3 Pulau Temiang, kompor gas dan tabung LPG 3 Kg sudah dibagikan kepada warga yang memiliki kartu pendataan beberapa hari yang lalu. Namun, dirinya dan beberapa warga yang memiliki kartu pendataan tidak bisa mengambil bantuan tersebut.
"Saya tidak tahu, mengapa saya tidak bisa mengambil bantuan tersebut, padahal saya sudah menunjukan kartu pendataan kepada petugas yan membagikan bantuan terasebut," kata Eki kemarin.
Senada, Yati (37) mengaku belum mendapatkan bantuan tersebut. Bahkan wanita ini juga belum mengerti cara mengunakan kompor gas dan tabung LPG 3 Kg tersebut. Menurutnya, dirinya sudah terdata dengan memiliki kartu pendataan sebagai calon penerima bantuan.
"Kenapa kok sampai sekarang kami belum juga menerima bantuan tersebut. Tanpa ada kejelasan kepada yang pasti. Padahal warga disekitar kami sudah ada yang menerima bantuan tersebut," katanya dengan nada bertanya.(Radar Tebo) |
Kamis, 28 April 2011
Warga Pulau Temiang Menerima Kompor Gas Konversi Yang Rusak
Label: konversi, Potret, Sigombak News, tebo, Tebo UluSabtu, 16 April 2011
Distribusi Tabung Gas Konversi di Bedaro Rampak Secara Bertahap
Label: konversi, tebo, warga| BEDARO RAMPAK–330 Kepala Keluarga (KK) Desa Bedaro Rampak Kecamatan Tebo Tengah akan segera menerima bantuan kompor dan tabung gas elpiji 3 Kg. Distrubusi program konversi minyak tanah ke elpiji itu akan dilakukan secara bertahap. "Saat ini yang baru kita bagikan untuk Dusun Sumber Anom. Untuk Dusun Tugu Rejo, Dusun Sumber Anom dan Dusun Bedaro Mudo akan menyusul" kata Isfani Kepala Desa Bedaro rampak Jumat (14/4) kemarin. Dituturkannya, agar pendistribusian bisa terlaksana dengan tertib, kompor dan tabung elpiji 3 Kg akan diatur sesuai dengan dusun mereka masing-masing. Sebelum menerima bantuan, warga harus menunjukan kartu pendataan serta mengisi absen yang sudah tersedia dan disaksikan oleh Kepala Desa dan Kepala Dusun. Dari 330 kompor dan tabung gas yang diterima sesuai dengan daftar jumlah penerima yang sudah terdata. Sedangkan pendataan tahap II ada sekitar 20 KK, saat ini jumlah tersebut belum mencukupi jumlah warga yang ada. Masih ada beberapa warga yang belum terdaftar dan mereka juga menginginkan bantuan tersebut. "Mungkin, warga sering mendengar berita tentang tabung gas yang sering meledak, jadi sewaktu pendataan tahap I dan tahap II merka engan untuk di data, setelah merka meliihat warga yang lain menerima bantuan tersebut, mereka jadi inggin mendapatkan bantuan juga," ujar Ispani. Sementara, Kepala Dusun Sumber Anom Busrawi mengatakan hal yang sama tentang adanya warga yang belum terdaftaar dan menginginkan bantuan tersebut. Dia berharap, agar pemerintah atau pihak yang terkait mendata ulang. Agar bantuan tersebut bisa merata dinikmati warga. |
Berita Populer
-
Berita Terkini dari ANTARA Bryant menangkan Lakers atas Nuggets Terompet-terompet harapan sambut tahun 2012 KJR...
-
Berita Terkini dari ANTARA Sembilan kabupaten di NTT darurat kekeringan iPhone terbaru akan melu...
-
Berita Terkini dari ANTARA KPK kembali panggil Dirut Hakaaston kasus proyek jalan di Bengkalis P...
-
Berita Terkini dari ANTARA Wapres dorong lulusan IPDN perkuat jabatan fungsional Mentan sebut pe...
-
Berita Terkini dari ANTARA Sedikitnya 18.500 warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh Sekuel ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Laporan: "lelaki emas" India dipukuli hingga tewas AS saran...
-
Berita Terkini dari ANTARA Komikus Candy Candy gelar pameran di Prancis Kelly Clarkson hamil ana...
-
Berita Terkini dari ANTARA Bernuansa seksual, Normani takut putar lagu "Wild Side" di depan ...