| MUARA TEBO-Keresahan masyarakat soal video porno ABG yang beredar di kalangan pelajar dan masyarakat mendapat perhatian dari Polres Tebo. Beberapa anggota telah ditugaskan untuk menyelidiki pemeran video yang di sebut-sebut dilakukan oleh pelajar tersebut. "Kita sudah turunkan anggota untuk menyelidiki persoalan video ini. Anggota kita juga telah turun ke sekolah-sekolah namun sejauh ini belum ada hasil. Karena dari penelusuran ke sekolah belum ditemukan siswa yang dicurigai," kata Kapolres Tebo AKBP M Arifin SIK dikonfirmasi Radar Tebo rabu (20/4). Menurutnya, persoalan ini akan ditindaklanjuti oleh Polisi untuk mengecek kebenaran kabar yang telah beredar luas di masyarakat Tebo itu. Namun untuk melakukan razia, polisi masih belum bisa melakukan sekarang, karena sekarang siswa lagi konsentrasi dalam menghadapi ujian nasional (UN). "Dan siswa juga belum masuk semua karena anak kelas I dan II lagi libur selama UN ini. Nanti kalau sudah selesai kita akan lakukan razia ke sekolah-sekolah untuk menekan peredaran video yang dapat merusak moral generasi muda ini," tukasnya. Dituturkannya, kalau razia dilakukan sekarang selain dapat mengganggu konsentrasi pelajar yang sedang menghadapi UN, juga tidak efektif. Karena belum semua siswa berada di sekolah. Selain itu dia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait juga melakukan upaya untuk menyelidiki dan menekan peredaran video porno di kalangan pelajar. Sebelumnya, tim dari dinas pendidikan kebudayaan pemuda dan olah raga (Dikbudpora) Tebo juga telah melakukan pengecekan ke sekolah yang disebut-sebut tempat siswa itu menuntut ilmu. Namun dari pengakuan pihak sekolah, juga belum menemukan indikasi kalau video tersebut benar-benar diperankan pelajar Tebo.(Radar Tebo) |
Rabu, 20 April 2011
Kapolres: Belum ditemukan Siswa yang dicurigai
Label: porno, Sigombak NewsDiduga Ada Video Lain Yang Beredar
| MUARA TEBO-Dari informasi yang dirangkum Radar Tebo selain video porno yang berdurasi 15 menit 30 detik yang saat ini telah beredar, juga ada video lain yang beredar. Namun sejauh ini video yang disebut-sebut itu belum berhasil didapatkan. "Kami juga lagi melacak keberadaan video itu," sebut sumber Radar Tebo kemarin. Video ABG dengan durasi 15 menit 30 detik yang saat ini beredar menjadi pusat perhatian masyarakat karena merebaknya kabar adanya video lain yang benar-benar diperankan pelajar Tebo. Video tersebut disebut-sebut akan menjadi kunci jawaban untuk mengungkap siapa sebenarnya pelajar yang telah merekam perbuatan mesum mereka. Di sisi lain, keresahan masyarakat soal video porno yang beredar ini dinilai tidak terlepas dari perilaku anak muda Tebo yang mulai melenceng jauh dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Karena banyak warga yang menemukan pergaulan anak muda Tebo sekarang sudah kebablasan karena lemahnya fungsi kontrol dalam masyarakat. Seperti diungkapkan salah satu tokoh pemuda Tebo Wahyudi. Menurut pria yang aktif di beberapa LSM ini, banyak tempat-tempat di kota Muara Tebo yang di duga dijadikan sebagai tempat mesum. Seperti di sekitaran jembatan Bungkal, taman Tanggo Rajo, kemudian bangunan-bangunan pemerintah yang belum difungsikan seperti terminal Muara Tebo gedung olah raga dan lainnya. "Saya melihat pergaulan anak muda sekarang memang sudah terlalu bebas. Seharusnya ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah daerah agar tidak terjadi degradasi moral generasi muda Tebo," katanya. Lalu bagaimana tanggapan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) selaku instansi pemkab Tebo yang bertugas mengawasi dan memberantas penyakit masyarakat? Hingga kemarin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Tebo H Azmi belum bisa dikonfirmasi karena ponselnya tidak aktif.(Radar Tebo) |
Senin, 18 April 2011
Belum Tahu, Dinas Pendidikan dan Polisi Akan Selidiki Video Porno ABG
Label: porno, video| Sementara, hingga senin (18/4) pihak dinas pendidikan kebudayaan pemuda dan olah raga (Dikbupora) Kabupaten Tebo belum menerima laporan terkait kasus peredaran video porno yang disebut-sebut diperankan Pelajar Tebo. Namun pihak dinas akan menurunkan tim ke sekolah yang disebut-sebut itu.
"Saya baru dapat informasinya dari anda. Belum ada laporan dari pihak sekolah juga dari masyarakat. Namun kami akan segera membentuk tim dari Dikmen (Pendidikan Menengah, red) untuk turun menyelidiki," kata Kepala Dikbudpora Tebo Drs Abu Bakar MSi melalaui Sekretaris dinas, Drs Setyoko MSi dikonfirmasi via ponselnya kemarin. Menurutnya, jika nanti terbukti dilakukan oleh siswa sekolah itu maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Dan begitu juga dengan pihak sekolah, jika terbukti juga bisa dikenakan sanksi karena telah lalai dalam mengawasi siswanya. "Kalau terbukti, baik siswa maupun tenaga edukatif bisa dikenakan sanksi," tukas Setyoko. Senada dengan pihak Dikbupora, Polres Tebo juga belum mendapat informasi dan laporan tentang video porno ABG tersebut. Polres masih akan berkoordinasi dengan Satuan Intelkam untuk menyelidiki peredaran video rekaman yang meresahkan masyarakat tersebut. "Kita belum ada menemukan atau menerima laporan berkaitan dengan perkara tersebut. Kita akan upayakan koordinasi dengan intel untuk lidik," kata Kapolres Tebo AKBP M Arifin SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ernis Sitinjak via pesan singkat saat dikonfirmasi sore kemarin.(Radar Tebo) |
Disebut-Sebut diperankan Pelajar Tebo, Video Porno ABG Marak Beredar
| MUARA TEBO-Masyarakat Tebo digegerkan oleh beredarnya rekaman video mesum yang diperankan dua remaja di areal perkebunan. Walau belum dipastikan, video berdurasi 15 menit 30 detik ini dikait-kaitkan dengan salah satu siswi dan SMA di kabupaten Tebo.
Penelusuran Radar Tebo video ini sudah beredar di handphone sejumlah kalangan siswa-siswa sekolah di kota Muara Tebo sejak 2 minggu terakhir. Berawal dari cerita mulut ke mulut itu, peredaran video itu menjadi tak terbendung dan memancing rasa penasaran banyak orang. Apalagi pemerannya disebut-sebut merupakan anak sekolah di Tebo.
"Sudah hampir 2 minggu beredarnya. Ada yang menyebutkan video itu di rekam di kebun sawit pal 10 (KM 10 lintas Tebo-Bungo, red) dan ada juga yang menyebut di rekam di kebun sawit di seberang jembatan bungkal," sebut salah seorang pemuda Tebo senin (18/4) kemarin.
Untuk menelusuri tentang video tersebut, Radar Tebo mencoba mencari informasi ke pihak sekolah yang disebut-sebut sebagai tempat sekolah pemeran perempuan video itu. Namun pihak sekolah membantah kalau itu adalah siswi mereka yang masih duduk di kelas I.
"Kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap video itu dan sepertinya itu hanya kemiripan wajah saja," kata kepala sekolah SMA itu kemarin (18/4). Menurutnya, walau wajah perempuan itu mirip dengan siswi sekolah tersebut yang duduk di bangku kelas I, namun postur tubuh pemeran itu seperti perempuan dewasa.
Dan kepala sekolah ini berjanji akan menelusuri tentang video tersebut. Karena peredaran video tersebut menyebutkan nama sekolah yang dipimpinnya. "Kita akan berusaha mengungkap kebenarannya. Jika nanti benar siswi kami, tentu akan dikenakan sanksi," tukas pria berkumis ini.
Diakuinya video rekaman tersebut memang telah beredar melalui handphone di kalangan pelajar sekolahnya. Dan pihaknya juga pernah melakukan razia handphone dan siswa yang kedapatan menyimpan video tersebut telah diberikan sanksi sesuai aturan sekolah. Dari rekaman yang didapat Radar Tebo, diketahui video tersebut dilakukan sepasang remaja yang dierkirakan berumur antara 15 hingga 20 tahun. Mereka merekam adegan percintaan mereka di perkebunan dengan beralaskan kain atau handuk dengan motif garis berwarna biru dan abu-abu.
Pada detik-detik awal adegan itu, pemeran wanita yang rambutnya dikuncir dan berponi itu menutup tubuhnya yang telanjang dengan baju kemeja warna biru muda sambil tertawa cekikikan. Dan setelah itu mereka melakukan persetubuhan selayaknya suami isteri.
Melihat dari adegan yang dilakukan dua ABG ini mereka di duga sudah sering melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut. Pasalnya mereka dengan biasa mempraktekkan gaya bercinta seperti di film-film blue yang diperankan orang dewasa. Pasangan juga terlihat sudah biasa ketika bersetubuh dengan berganti-ganti beberapa posisi bercinta.
Dalam rekaman berukuran 15,3 MB ini pasangan ini berdialog dengan menggunakan bahasa Indonesia . Walau dari wajah kedua pasangan ini masih sangat muda. mereka terlihat sudah piawai dalam bercinta. Mereka juga komukatif saat mempraktekkan beberapa posisi bercinta.
Namun yang pasti, beredarnya video ini telah menimbulkan keresahan masyarakat terutama para orang tua. Karena video ini dikuatirkan akan merusak akhlak generasi muda Tebo.
"Pemerannya harus ditelusuri. Benar atau tidak dilakukan pelajar SMA Tebo. Kalau benar harus dikenakan sanksi berat agar bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Peredarannya juga harus dihentikan karena saya mendapat informasi telah banyak siswa yang menonton video itu dan itu dapat merusak akhlak genarasi muda," kata salah seorang masyarakat Tebo yang enggan namanya dipublikasikan.(Radar Tebo) |
Berita Populer
-
Berita Terkini dari ANTARA Sedikitnya 18.500 warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh Sekuel ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Laporan: "lelaki emas" India dipukuli hingga tewas AS saran...
-
Berita Terkini dari ANTARA Bryant menangkan Lakers atas Nuggets Terompet-terompet harapan sambut tahun 2012 KJR...
-
Berita Terkini dari ANTARA Sembilan kabupaten di NTT darurat kekeringan iPhone terbaru akan melu...
-
Berita Terkini dari ANTARA Komikus Candy Candy gelar pameran di Prancis Kelly Clarkson hamil ana...
-
Berita Terkini dari ANTARA KPK kembali panggil Dirut Hakaaston kasus proyek jalan di Bengkalis P...
-
Berita Terkini dari ANTARA Wapres dorong lulusan IPDN perkuat jabatan fungsional Mentan sebut pe...
-
Berita Terkini dari ANTARA Anggota DPR: Nilai inti ASN harus disikapi perubahan pola pikir Pemer...
-
Berita Terkini dari ANTARA Riau minta bantuan pusat untuk jalankan operasi hujan buatan IHSG men...