| TELUK SINGKAWANG-Untuk mempermudah akses petani dua desa, Teluk Singkawang dan Margo Dadi, dibutuhkan jalan baru yang harus dibuka. Karena diantara kedua desa tersebut masih terdapat hutan yang belum digarap karena akses jalan yang tidak ada. Karena itu warga setempat berharap akses jalan yang mereka dambakan tersebut dapat dibangun oleh pemerintah agar lahan yang belum tergarap tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian bagi warga setempat. Kades Teluk Singkawang, Sarbaini mengatakana, jika nanti ada program pemerintah untuk pembangunan desa maka mereka berharap dibukanya jalan baru dari Desa Teluk Singkawang ke desa Margo Dadi. "Dulu pernah direncanakan dalam program desa, namun rencana membuka jalan ke desa Margo Dadi tersebut terkendala karena pembebasan lahan yang belum menemui kata sepakat," katanya. Dikatakannya, upaya tersebut akan terus dilakukan jika nanti adanya program bantuan untuk desa tersebut agar rencana dibukanya jalan baru terealisasi. "Jika jalan tersebut dibangun warga dapat memanfaat kan lahan milik mereka untuk dibuka menjadi lahan perkebunan, akses petani juga menjadi lancar," katanya. |
Rabu, 22 Juni 2011
Warga Teluk Singkawang Dambakan Jalan Produksi Tani
Label: desa, jalan, Lowongan CPNS Tebo, pertanian, sumay, teluk singkawangSabtu, 11 Juni 2011
Demonstran Blokir Jalan Depan Kantor KPUD, Sopir Menggerutu
Label: demo, jalan, Politic
MUARATEBO-Demonstran yang menggelar aksi di depan kantor KPUD Tebo Jumat (10/6) juga melakukan aksi blokir jalan dari sekitar pukul 11.00 hingga pukul 13.00. Kondisi ini dikeluhkan oleh puluhan sopir truk yang hendak melintas namun terjebak macet.
“Aduh, macet lagi! gimana ni kami bisa lewat, perusahaan terus mendesak kami untuk sampai sesuai jadwal, rugi jadinya nih,”ujar Ajad(42) Sopir truk PT.MPAJ kepada Radar Tebo kemarin(10/6).
Puluhan Truk tak berkutik, baik itu truk pengangkut makanan, sepeda motor, bahkan buah-buahan terpaksa meminggirkan kendaraanya dibahu jalan didua sisi gedung KPU. Sopir truk-truk tersebut tidak berani melewati jalan alternatif padang lamo yang kondisinya rusak dan berlubang.
Tertutupnya Jalan Lintas Jambi Bungo tersebut membuat para sopir truk harus mengeluarkan biaya makan dan uang jalan yang lebih besar. Setengah hari macet dijalanan bagi mereka merupakan suatu kerugian, karena untuk sampai ke tujuan tidak sesuai dengan yang ditetapkan.
“Jalanan macet seperti ini tentunya membuat kami rugi uang dan rugi waktu, ya tapi mau gimana, kita juga ga bisa lewat jalan alternatif,” tambah Heri(43) Sopir Truk Makanan yang rencananya menuju Sumatera Barat.
Ajad mengaku pendapatannya habis karena terbentur kemacetan panjang yang kerap kali di Pelabuhan Merak maupun dijalan lintas sumatera lainnya. “Bayangkan saja, untuk sampai kesisni kami sudah macet dibeberapa tempat, belum lagi kondisi jalan rusak membuat kami harus pelan-pelan,” kata dia.
Selain itu, Agus (39) sopir truk lainnya juga menjelaskan, bahwa biasanya dia mendapat penghasilan dari sisa uang jalan rata-rata Rp 100 ribu. Uang jalan yang dia terima sebesar Rp 1,8 juta itu termasuk untuk biaya penyeberangan, bahan bakar, dan tol.
“Sudah macet antri dipelabuhan sekarang terbentur macet lagi ditebo, uang Rp100 ribu yang seharusnya untuk orang rumah ludes,”keluhnya.
Tidak hanya Sopir truk, pantauan Radar Tebo beberapa Bis juga harus mengantri panjang, penumpang bis berhamburan keluar untuk mencari tempat berteduh dan makan siang. “Jelas kita sebagai Sopir ya mengeluh sekali, apalagi sekarang penumpang Bus bisa dikatakan menurun hingga 40%, otomatis saya banyak ketinggalan penumpang,” ujar salah satu Sopir Bus.
Minggu, 24 April 2011
Jembatan Tanjung Aur Seberang Kecamatan Serai Serumpun Telan Dana Rp 5,5 M
Label: jalan, Tebo UluMUARA TEBO–Untuk memperlancar akses jalan di kecamatan Serai Serumpun pemkab Tebo melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) Tebo membangun jembatan yang teletak di Desa Tanjung Aur Seberang. Pembangunan jembatan yang pada pekan lalu elah ditinjau Bupati Tebo ini ditargetkan akan rampung sebulan kedepan.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tebo Arif Makruf, untuk membangun jembatan itu dianggarkan melalui anggaran APBD 2011 tersebut sebesar Rp. 5,5 Milliar. Dan saat ini jembatan tanjung Aur itu sudah memasuki proses pengerjaan, bahkan saat ini pengerjaaannya sudah sampai pada tahap pemasangan rangka jembatan.
"Ditargetkan satu bulan kedepan jembatan tersebut selesai dan siap diresmikan. Kita sudah meninjau kelokasi bersama Bupati untuk melihat proses pembangunan jembatan tersebut, dan pengerjaan sudah sampai pada proses pemasangan rangka jembatan," jelas manan Kabid Bina Marga dinas PU ini.
Jembatan dengan panjang 30 meter ini direncanakan akan diresmikan Bupati HA Madjid Muaz sebelum masa jabatannya tersebut habis pada 12 Juni mendatang. "Target sebulan selesai tersebut kita harapkan tidak menemui kendala, sehingga rencanan peresmian oleh Bupati bisa terlaksanan tepat pada waktunya," sebutnya.
Arif menambahkan, sampai saat ini proses pengerjaan jembatan tersebut berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang direncanakan. Ini diharapkan berlanjut sampai pekerjaan tersebut selesai pada waktu yang ditentukan. |
Minggu, 17 April 2011
Warga Desa Kandang Dambakan Peningkatan Jalan Desa
Label: jalan, wargaKANDANG– Warga Desa Kandang Kecamatan Tebo Tengah yang berada di Dusun I dan Dusun II berharap adanya peningkatan jalan desa sepanjang 1500 M. Sedangkan kondisi jalan yang ada saat ini sudah tidak layak lagi. "Ini satu-satunya jalan disini, itu pun cuma sampai SDN 117, sedangkan jalan ini merupakan akses penghubung ke Desa Kandang. sayang kondisinya masih jalan setapak rapat beton, bahkan sebagian masi jalan tanah." Kata Kepala Desa Kandang Eli Lukman kemarin. Jalan desa sepanjang 1500M yang ada saat ini tidak layak lagi disebut jalan desa. Selain kondisinya masih jalan setapak rapat beton, ditambah lagi sebagian jalan masih tanah. Selain merupakan jalan utama, jalan tersebut merupakan satu-satunya infrastruktur penghubung antar dusun dan akses jalan menuju desa sebelah. Ditambah lagi warga Desa Kandang mayoritas adalah petani. Dengan kondisi jalan utama desa saat ini, petani hanya bisa mengangkut hasil taninya mengunakan sepeda motor. Apa lagi ketika turun hujan, jalan setapak yang kondisinya masi tanah sangat sukar dilalui karena licin dan becek. "Jika dipaksokan mengunakan mobil mengangkut hasil tani, pasti jalan yang ado akan cepat rusak. ," kata Eli Lukman menuturkan keluhan warganya yang selama ini sering disampaikan kepada dirinya. Lukman berharap agar pemerintah kabupaten menganggarkan dana untuk peningkatan jalan utama Desa Kandang, agar kedapannya warga bisa mengangkut hasil taninya dengan mengunakan mobil, tentunya akan meningkatkan penghasilan petani tersebut. selain itu, jalan tersebut sangat membantu dalam pembangunan desa ini. "Dengan kondisi jalan seperti ini berpengaruh terhadap harga-harga barang. Seperti material bangunan jadi mahal, sebab mobilisasinya susah. Pasir saja satu mobil sampai disini harganya 200 ribu satu mobil pick up carry." Pungkasnya menandaskan. (Radar Tebo) |
Kamis, 14 April 2011
Jalan Desa Pagar Puding Kian Parah, Banyak Kecelakaan
Label: jalan, Tebo Ulu, wargaPAGAR PUDING-Kerusakan jalan desa di Desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu yang berada telah terjadi sejak beberapa tahun kini makin parah. Jalan yang berada di pinggir sungai itu amblas bersamaan dengan longsornya tebing sungai batang hari. Kondisi ini membuat warga mengeluh dan merasa was-was saat melintasi jalan tersebut. karena selama ini banyak pengendara yang kecelakaan dan masuk ke dalam sungai saat melintasi jalan itu. Dari pantauan Radar Tebo, bahu kiri jalan yang berada di Dusun Muara Sungai itu sudah longsor dan ditumbuhi rumput ilalang. " Saya memanfaatkan jalan itu untuk mengangkut hasil taninya ke pasar. Karena kondisi jalan longsor, sehingga mobil berpapasan haruslah ekstra hati-hati jika tidak ingin terjatuh dalam sungai Batanghari," kata Afri salah seorang warga. Kepala Desa Pagar Puding Khoiruddin saat dikonfirmasi mengatakan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung didesa ini, dan kondisinya sudah lama longsor. "Jalan sepanjang 300 M yang berada di Dusun Muara Sungai sudah lama longsor," terangnya. Karena jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya yang ada di desa ini, warga terpaksa tetap melintasi jalan tersebut. Akibatnya warga sering terjatuh kedalam sungai saat melintasi jalan tersebut. ditambah lagi jalan tersebut tidak memiliki pagar pembatas. "Sudah banyak warga disini yang jatuh kedalam sungai, bahkan ada yang sampai patah tulang akibat terjatuh kedalam sungai dan tertimpa sepeda motor yang dikendarainya," tambah pria yang biasa disapa bang Khoi ini. "Rata-rata warga disini petani, dengan kondisi jalan saat ini, warga merasa terganggu dalam mengangkut hasil taninya," tandasnya.(Radar Tebo) |
Selasa, 26 Oktober 2010
13 Perusahaan Monopoli Tender Jalan Dinas PU Tebo
Label: jalan, korupsi, Sigombak NewsKPPU: Sanksi Denda Dan Tidak Boleh Ikut Tender 1 Tahun
MUARATEBO-Proses tender jalan di dinas pekerjaan umum (PU) Kabupaten Tebo tahun anggaran 2009 di duga telah di monopoli oleh 13 perusahaan yang melibatkan panitia lelang. Dalam hal ini, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan pelanggaran pasal 22 UU Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan pada pelelengan itu.
13 perusahaan adalah sebagai berikut tersebut yakni PT Mustika Bintang Sakti (MBS), PT Tembesu Jaya (TJ), PT Bungo Pantai Bersaudara (BPB), PT Merangin Karya Sejati ( KS), PT Kreasindo Kenari Mulya (KKM), PT Dwi Karsa Riski (DKR), PT Samudra Indah (SI), PT Wahyunata Arsita (WA), PT Karya Bahari (KB), PT Putri Prabu Jakso (PPJ), PT Jaya Abadi Sumber Pasifik (ASP).
Kemudian PT Sumber Sedayu (SS), PT Sanubari Megah Perkasa (SMP), dan termasuk juga Panitia Pelelangan, Pemilihan Langsung dan Penunjukkan/Negosiasi Pengadaan Barang/Jasa Pemborongan dan Jasa Konsultan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo Tahun 2009.
Karena itu, pada Kamis, 23 September 2010, KPPU membacakan Putusan Perkara Nomor 14/KPPU-L/2010 yaitu Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2009. 13 perusahaan ini, di hukum tidak boleh mengikuti tender yang bersumber dari APBN dan APBD di seluruh instansi pemerintah di wilayah NKRI selama satu tahun yang diberlakukan sejak tanggal 23 September 2010.
Selain itu, KPPU melalui Majelis Komisi juga mengenakan denda terhadap 7 dari 13 perusahaan tersebut dengan nominal yang berbeda yang mesti disetorkan ke kas Negara sebagai setoran pendapatan denda pelanggaran di bidang persaingan usaha, kementrian perdagangan, secretariat satuan kerja komisi pengawas persaingan usaha melalui bank pemerintah.
Dalam putusan tersebut, oleh Majelis Komisi, PT Mustika Bintang Sakti dijatuhi denda Rp 1.240.000.000, PT Tembesu Jaya didenda Rp 800 juta, PT Bungo Pantai Bersaudara didenda Rp 350 juta, PT Kreasindo Kenari Mulya didenda Rp 160 juta, PT Dwi Karsa Rizki didenda Rp 145 juta, PT Samudera Indah didenda Rp 85 juta dan terakhir PT Jaya Abadi Sumber Pasifik didenda Rp 275 juta.
Majelis Komisi dalam perkara ini terdiri dari Didik Akhmadi , Ak . M.Comm (Ketua), Ir. Dedie S. Martadisastra, S.E., M.M. dan Erwin Syahril, SH. masing-masing sebagai Anggota. “Setelah melalui proses pemeriksaan, maka pelaku usaha yang diduga melakukan pelanggaran dan ditetapkan sebagai terlapor,” demikian isi putusan seperti yang dikutip dari web resmi KPPU, www.kppu.go.id.
Berdasarkan tugas yang dimiliki, KPPU melalui Majelis Komisi memberikan saran dan pertimbangan yakni meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo yang merupakan atasan dari Panitia agar memberikan sanksi administratif berkaitan dengan kesalahannya dalam Pelelangan ini.
Meminta Bupati Kabupaten Tebo lebih mengawasi pelaksanaan pelelangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan terkait tender dalam lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo. Dan ketiga meminta Kepala Dinas PU Kabupaten Tebo menginternalisasikan dan mensosialisasikan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat dalam melaksanakan tender dalam lingkungan Dinas PU.
Sabtu, 14 November 2009
Kerusakan Jalan Tebo-Jambi Menjadi Mata Pencarian
Label: jalan, Politic, Sigombak NewsTebo Ilir, Kerusakan jalan lintas dari Kabupaten Tebo-kota Jambi belum banyak mendapat perbaikan. Sejumlah lobang besar banyak ditemui di sepanjang jalan yang melintasi 4 kabupaten ini.
Kerusakan ini dijadikan ajang mata pencarian warga. Di beberapa jalan rusak terlihat sekumpulan warga yang meminta sumbangan kepada pengguna jalan. Sumbangan ini atas jasa mereka yang menimbun lobang dengan tanah.
Kerusakan ini banyak menimbulkan keluhan pengguna jalan. Karena sejak beberapa tahun, kerusakan tidak kunjung diperbaiki. Sehingga cenderung bertambah parah.
"Ada gak ya kandidat Gubernur Jambi yang sanggup merealisasikan perbaikan jalan ini. Kalau ada sudah seharusnya masyarakat Jambi memilihnya pada Pilgub Jambi 2010 nanti," kata seorang pengguna jalan.
Berita Populer
-
Berita Terkini dari ANTARA Sembilan kabupaten di NTT darurat kekeringan iPhone terbaru akan melu...
-
Berita Terkini dari ANTARA KPK kembali panggil Dirut Hakaaston kasus proyek jalan di Bengkalis P...
-
Berita Terkini dari ANTARA Wapres dorong lulusan IPDN perkuat jabatan fungsional Mentan sebut pe...
-
Berita Terkini dari ANTARA Sedikitnya 18.500 warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh Sekuel ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Laporan: "lelaki emas" India dipukuli hingga tewas AS saran...
-
Berita Terkini dari ANTARA Bryant menangkan Lakers atas Nuggets Terompet-terompet harapan sambut tahun 2012 KJR...
-
Berita Terkini dari ANTARA Komikus Candy Candy gelar pameran di Prancis Kelly Clarkson hamil ana...
-
Berita Terkini dari ANTARA Bernuansa seksual, Normani takut putar lagu "Wild Side" di depan ...
