MUARATEBO-Teka-teki soal status rusa rumah dinas antara milik pribadi mantan Bupati Madjid Muaz atau aset daerah semakin terkuak. Dari keterangan orang-orang terdekat mantan Bupati Tebo dua periode itu ke Radar Tebo diketahui rusa tersebut milik pribadi Madjid Muaz yang dipelihara di rumah dinas.
"Kalau ada yang meragukan status Rusa itu, buka saja APBD, tidak pernah ada anggaran untuk beli Rusa dan tidak ada dianggarkan untuk biaya pemeliharaannya," tutur Doni Sumantri, mantan ajudan Madjid Muaz kepada Radar Tebo malam kemarin.
Menurutnya, awalnya Rusa tersebut ada yang dibeli oleh Madjid Muaz secara pribadi dan ada juga dari pemberian masyarakat Tebo sebagai hadiah kepada Bupati. Kemudian juga ada yang di beli oleh Iwan Yulianes yang merupakan salah seorang anak dari mantan Bupati tersebut.
"Ada yang dibeli pak Madjid, ada juga yang di beli bang Iwan dan saya juga pernah membeli satu anak rusa. Kemudian ada pemberian masyarakat, soalnya bagi masyarakat ada kebanggaan tersendiri memberikan hadiah untuk Bupati. Dan yang selebihnya itu hasil dari berkembang biak," jelas Doni.
Menurutnya, selain Madjid Muaz senang memelihara rusa, juga dimaksudkan sebagai hiasan rumah dinas seperti di rumah dinas Bupati Kabupaten lain juga ada yang memelihara rusa. "Jadi itu milik pribadi yang ditempatkan di rumah dinas," jelasnya.
"Bahkan dulu rencana mau dilepas di pekarangan, namun kondisi rumah dinas yang tidak memungkinkan dan karena takut lepas ke jalan maka dikandangkan di belakang rumah," tambahnya lagi.
Untuk makan rusa tersebut, Doni juga menegaskan tidak ada anggaran khusus. Katanya, untuk mencari rumput dilakukan oleh orang yang dipercaya oleh mantan Bupati Tebo dua periode tersebut. "Tidak ada gaji secara khusus, secara gotong royonglah," ungkapnya.
Senada, mantan Kepala Rumah Tangga rumah dinas Bupati, Samin yang kini menjadi staff Bagian Kesra menuturkan hal yang sama. Menurutnya, dulu dirinya pernah juga mencarikan rumput untuk rusa-rusa tersebut setiap sore. "Kami lakukan secara gotong royong untuk mencarikan rumput buat makanan rusa," jelasnya dikonfirmasi terpisah malam tadi.
"Kalau sekarang jumlahnya banyak mencapai 12 ekor itu karena memang di beli secara pribadi dan ada juga yang berkembang biak selama di rumah dinas. Dan ada juga pemberian orang atau juga yang dititipkan," tukas Samin kemarin.
Sebelumnya, M Toha mengatakan kalau masih ada pihak yang meragukan status rusa tersebut maka bisa ditelusuri dari ada atau tidaknya anggaran untuk membeli dan biaya pemeliharaan rusa tersebut. Menurutnya, karena dibesarkan di rumah dinas memang susah untuk menentukan itu aset pemkab atau tidak. "Kalau menurut saya, tidak perlu dipersoalkan lagi itu aset atau milik pribadi. Kasian rusa-rusa itu dipersoalkan terus. Jalan yang bisa dilakukan berbagi saja," kata mantan dewan dua periode ini Jumat lalu.() |
Rabu, 22 Juni 2011
Mantan Ajudan Bupati: Rusa Dibeli Secara Pribadi dan Ada Juga Pemberian Warga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Berita Terkini dari ANTARA Saham Inggris berbalik melemah, indeks FTSE 100 tergerus 0,08 persen ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Menpan-RB akan bahas banyaknya peserta CPNS Maluku tak lolos IHSG di...
-
Berita Terkini dari ANTARA Pemerintah target bangun 500 sekolah vokasi Empat aktivitas seru untu...
-
Berita Terkini dari ANTARA Coba selundupkan emas dan rokok ke Polandia, diplomat Ukraina ditahan ...
-
Berita Terkini dari ANTARA Hutan bakau Paloh tujuan wisata favorit Puncak arus balik di Jembatan...
-
Berita Terkini dari ANTARA BPBD Lampung Selatan turun tangani dampak tsunami Pegawai Kemenpora j...
-
Berita Terkini dari ANTARA Anggota DPR mengapresiasi Kejari Makassar tuntut mati terdakwa narkoba ...
Objek Wisata Danau Sigombak Tebo, Jambi
0 komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan Pesan Di Bawah Ini. Terima Kasih